Ditipu Website Cryptocurrency, Ini Langkah Hukumnya

Bacaan 9 Menit
Ditipu <i>Website Cryptocurrency</i>, Ini Langkah Hukumnya
Pertanyaan

Saya mengikuti salah satu website mining cryptocurrency (mata uang digital) di mana itu merupakan situs penyedia sewa alat pencetak cryptocurrency dan sudah ada perjanjian pembagian hasil atas sewa alat tersebut. Namun untuk perjanjian dan segala transaksi dilakukan secara online via sistem website dan email. Sekarang pemilik website telah kabur dan tidak membayarkan hasil dari yang seharusnya saya dapatkan. Kira-kira hukum yang dapat menjerat pemilik website tersebut apa, dan apakah saya bisa mendapatkan hak saya sesuai perjanjian sewa, serta hal-hal apa saja yang harus saya siapkan? Terima kasih.

Intisari Jawaban

Pertama-tama perlu diketahui keberadaan situs penyedia sewa alat pencetak cryptocurrency tersebut fiktif atau tidak. Jika fiktif, kejadian yang Anda alami termasuk tindak pidana penipuan (ranah hukum pidana) dalam Pasal 378 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Sebaliknya, jika situs penyedia sewa alat pencetak cryptocurrency ialah benar adanya atau bukan fiktif, maka karena telah ada hubungan kontraktual sebelumnya yang berupa perjanjian pembagian hasil atas sewa alat, ini termasuk dalam bentuk wanprestasi (ranah hukum perdata). Langkah-langkah apa yang dapat Anda lakukan?

Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.