hukumonline
Selasa, 20 November 2012
Jokowi: Upah Minimum Jakarta 2013 Rp2,2 Juta
Ant
Dibaca: 2149 Tanggapan: 2

 

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menyatakan telah menetapkan besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI, yakni sebesar Rp2,2 juta. Sedikit lebih kecil dari yang direkomendasikan Dewan Pengupahan sebesar Rp2,216 juta.

"Saya sudah bertemu dengan serikat, pengusaha dan Dewan Pengupahan. Semuanya sudah rampung dan hari ini ditandatangani, besarannya Rp2,2 juta," kata pria yang biasa disapa Jokowi itu di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (20/11).

Jokowi mengaku besaran UMP tersebut merupakan keputusan yang cukup adil karena sudah disepakati terlebih dahulu oleh kedua belah pihak.

"Kami sudah bertemu, berdiskusi sekaligus mempertimbangkan besaran UMP DKI. Aspirasi pekerja dan pengusaha juga sudah saya dengarkan. Palu sudah diketok. Jadi, menurut saya hasilnya adil," kata Jokowi.

Setelah ketok palu, Jokowi berjanji akan segera menyampaikan keputusan tersebut secara tertulis. Hari ini, Jokowi bertemu dengan para perwakilan dari Dewan Pengupahan, pekerja dan pengusaha. Mereka telah bersepakat dan menetapkan UMP DKI 2013 sebesar Rp2,2 juta.

Sebelumnya, besaran itu sempat menuai protes dari Apindo karena dianggap memberatkan pihak pengusaha. 

Share:
tanggapan
pertanyaan upah...martin luwantara 07.01.13 18:47
apakah upah tenaga kerja yang melalui yayasan untuk saat ini...1,148.000 itu pantas?????....untuk bidang sales oprasional dan apakah sales operasional termasuk salah satu ketentuan pemerintah yang masih boleh melalui yayasan atau agensi....terima kasih
pertanyaan untuk hak sayaFajar Tri Utomo 02.12.12 09:28
apakah itu hanya juga untuk karyawan pemerintah.? masalahnya saya bekerja di konsultan milik swasta dan saya bekerja sebagai drafter, tapi upah yg saya trima sebesar 1,5juta , itupun sudah termasuk gaji pokok, uang makan, dan uang transport.. terima kasih, saya tunggu balasannya..

Kirim Tanggapan
Nama
Email
Judul
Tanggapan
Jika anda member Hukumonline, silahkan login, atau Daftar ID anda.