Rabu, 20 Pebruari 2013
Arsip:
Alumni Pengaruhi Minat Mahasiswa Masuk Lawfirm
DOLC FHUI 2013 masih didominasi lawfirm.
M-14/M-15
0
Alumni Pengaruhi Minat Mahasiswa Masuk Lawfirm
Dekan FHUI Sri Hayati Hoesein saat membuka secara resmi DOLC 2013. Foto: Sgp

Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) kembali menggelar ajang tahun, Days of Law Career (DOLC). Mengangkat tema “Work on Your Chance, Achieve Your Success”, DOLC 2013 kembali menghadirkan partisipasi sejumlah kantor pengacara (lawfirm) ternama, lembaga negara bidang hukum, LSM, serta sejumlah perusahaan swasta.

Ketua Panitia DOLC 2013 Erick Andhikamenjelaskan DOLC adalah ajang yang dapat memfasilitasi mahasiswa maupun lulusan hukum untuk meraih kesempatan kerja sebanyak-banyaknya. Sesuai temanya, Erick berharap DOLC 2013 dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh mahasiswa dan lulusan hukum.

“Pesan saya, dicoba saja semua kesempatan yang ada di DOLC tahun ini, semakin banyak kita mengambil kesempatan, makin besar peluang kesuksesan yang bisa kita raih,” ujar Erick dalam acara pembukaan DOLC 2013, Senin (18/2).

Dia katakan, untuk DOLC 2013, panitia telah berupaya untuk mengakomodasi semua jenis profesi hukum. Namun, diakui Erick, upaya panitia untuk mengakomodasi semua jenis profesi hukum ternyata tidak mudah khususnya untuk profesi hukum di lingkungan birokrasi. Beberapa lembaga negara seperti KPK dan Kementerian Hukum dan HAM tidak bersedia berpartisipasi dengan alasan masing-masing.

“Tahun ini kita berusaha agar semua karier hukum terakomodasi, tapi susah untuk birokrasi, kemarin kita ke KPK tapi KPK bilang nggak bisa gabung karena nggak ada SDM, kita undang Kemenkumham tapi katanya nggak ada biaya, padahal tahun ini kita sediakan both gratis bagi instansi non profit,” kata Erick.

Meskipun panitia telah berniat dan berupaya mengakomodasi semua jenis profesi hukum, pada akhirnya seperti DOLC-DOLC sebelumnya, lawfirm masih mendominasi. Berdasarkan data dari panitia, jumlah lawfirm yang berpartisipasi mencapai 16 kantor. Coba bandingkan dengan profesi hukum sektor lainnya seperti lembaga negara (3), LSM (1), atau perusahaan swasta (1).

Dekan FHUI, Sri Hayati Hoesein mengatakan partisipasi lawfirm yang begitu dominan dalam DOLC adalah suatu hal wajar. Menurut dia, hal itu dapat terjadi karena lawfirm adalah lapangan pekerjaan yang bersifat praktis dan sesuai minat kebanyakan mahasiswa fakultas hukum.

Soal preferensi mahasiswa hukum terhadap profesi pengacara, Sri juga menganggap hal itu wajar. Dia berpendapat preferensi itu muncul diantaranya terkait dengan lokasi dimana kampus itu berada dan peran alumni. Untuk FHUI, kata Sri, mahasiswa-mahasiswinya cenderung lebih memilih profesi pengacara karena letak kampusnya berdekatan dengan kota metropolitan Jakarta yang merupakan sentra bisnis.

“Alumni-alumni FHUI yang banyak berkarier di lawfirm kan biasanya juga akan ngajak junior-juniornya di lawfirm,” Sri menambahkan.

Menurut Sri, sebenarnya masih ada mahasiswa FHUI yang berminat berkarier di jenis profesi hukum lain, selain lawfirm. Tetapi, sayangnya, DOLC sulit mengajak partisipasi penyedia lapangan kerja non lawfirm. Untuk lembaga negara, misalnya, terkendala urusan birokrasi. “Rekrutmen di lembaga pemerintahan itu kan khusus jadi yang bisa dilakukan oleh mereka kali ini hanya sharing pengalaman aja” , tambahnya.

Sementara itu, respon mahasiswa terhadap acara DOLC 2013 cukup positif. Andi Aulia Rahman, mahasiswa FHUI angkatan 2011 menilai DOLC merupakan ajang yang sangat baik karena membantu dirinya untuk membayangkan pilihan kariernya ke depan. “Ini bagus banget acaranya, apalagi  talkshow tadi, kita jadi ngerti gambaran ke depan. Stand-stand beasiswanya juga menarik banget” ujar Andi.

Hal senada diungkapkan Ardhanty Nurwidya, mahasiswa tingkat akhir FHUI. Menurut Ardhanty, DOLC sangat bermanfaat untuk membantu mahasiswa dalam mencari peluang magang, pekerjaan dan beasiswa. “Ini bagus banget acaranya, walaupun masih lebih banyak lawfirm, tapi tahun ini sudah baik. Pelan-pelan aja ditambah ragam instansinya” ujarnya.

Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.