6 Tim Delegasi Mitra Unisol Hukumonline Unjuk Kualitas di Final Legal Opinion Competition 2023
Terbaru

6 Tim Delegasi Mitra Unisol Hukumonline Unjuk Kualitas di Final Legal Opinion Competition 2023

Enam tim yang dihadirkan dalam tahap final memenuhi mutu dan kaya akan argumentasi.

Willa Wahyuni
Bacaan 3 Menit
SPV Content Hukumonline, Robert Sidauruk dalam pembukaan final Hukumonline Legal Opinion Competition 2023, Jumat (6/10). Foto: WIL
SPV Content Hukumonline, Robert Sidauruk dalam pembukaan final Hukumonline Legal Opinion Competition 2023, Jumat (6/10). Foto: WIL

Setelah melalui babak penyisihan minggu lalu, ke-6 tim dari Fakultas Hukum mitra University Solutions (Unisol) telah menyelesaikan babak final Hukumonline Legal Opinion Competition 2023.

Keenam tim tersebut adalah perwakilan dari Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera, Universitas Gadjah Mada, Universitas Singaperbangsa Karawang, Universitas Pelita Harapan, Universitas Jember, dan Universitas Indonesia.

Sebagai perusahaan berbasis regulatory technology terbesar di Indonesia, Hukumonline menjadi solusi satu atap bagi akademisi dan praktisi hukum Indonesia dengan menyediakan produk hukum terlengkap, terintegrasi, dan terpercaya. 

Salah satu misi yang diemban erat oleh Hukumonline adalah untuk memberikan edukasi dan pencerahan mengenai hukum kepada masyarakat umum di Indonesia. Bentuk implementasi misi tersebut, pada tahun 2023 ini Hukumonline mengadakan Hukumonline Legal Opinion Competition 2023: Law, Technology & Innovation yang dirancang secara khusus untuk mitra University Solutions Hukumonline.

Baca Juga:

“Dengan diselenggarakannya kegiatan ini, diharapkan dapat melatih kemampuan mahasiswa dalam mengemukakan pendapat serta memberikan argumentasi secara baik dan sistematis di depan publik,” ujar SPV Content Hukumonline, Robert Sidauruk dalam pembukaan final Hukumonline Legal Opinion Competition 2023, Jumat (6/10).

Ia melanjutkan, kegiatan ini menjadi penting guna meningkatkan skill riset hukum melalui platform University Solution, dan mengkomunikasikan hasil riset tersebut sedekat mungkin dengan real case scenario melalui acara-acara seperti ini. 

“Saya mengajak untuk memaksimalkan fasilitas-fasilitas yang telah diberikan kampus melalui kerjasama University Solution dengan Hukumonline, agar tetap menjadi civitas akademika yang senantiasa relevan dan siap menghadapi industri hukum,” ujar Robert.

Sementara itu, Juri perwakilan akademisi sekaligus Dekan Fakultas Hukum Universitas Yarsi, M. Ryan Bakry mengatakan ada dua tim yang dianggap melebihi standar mutu dan kedalaman materi, baik secara legal opinion tertulis maupun presentasi.

“Enam tim yang dihadirkan dalam tahap final saya kira semua bermutu dan kaya akan argumentasi, baik dalam penggunaan teori dan dasar hukum serta penguasaan materi-substansi,” terang Ryan kepada Hukumonline.

Hukumonline.com

Juri perwakilan akademisi sekaligus Dekan Fakultas Hukum Universitas Yarsi, M. Ryan Bakry. Foto: WIL

Ia mengatakan, Hukumonline telah berhasil dalam mengakomodir kebutuhan akan ruang kompetisi legal opinion bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan hasil pengetahuan ilmu hukum yang sudah didapatkan di kampus, sekaligus ajang untuk mengembangkan aspek praktis dari ilmu hukum.

“Bagi saya semua tim sudah memberikan usaha terbaik dalam kompetisi ini, tentu bagi pemenang ini menjadi contoh tauladan prestasi yang baik bagi junior-juniornya nanti, sedangkan untuk tim yang tidak terpilih agar lebih solid dan mempersiapkan untuk lebih baik lagi di lain kompetisi,” tuturnya.

Gelaran yang dilaksanakan secara daring tersebut berhasil membuat delegasi FH Universitas Indonesia keluar sebagai juara pertama, kemudian delegasi FH Universitas Jember meraih juara kedua, delegasi Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera meraih juara ketiga, dan delegasi FH Universitas Gadjah Mada sebagai tim favorit.

Adapun aspek penilaian dari dewan juri ditentukan atas ketepatan penggunaan dasar dan teori hukum dengan bobot 20%, kekuatan analisis dengan bobot 30%, kesimpulan dan penyelesaian masalah dengan bobot 30%, dan sistematika penulisan dan kesesuaian penulisan dengan instruksi dengan bobot 20% untuk aspek penilaian berkas.

Sedangkan untuk aspek penilaian presentasi berdasarkan penguasaan materi dan substansi dengan bobot 35%, etika penyampaian dan tata bahasa dengan bobot 20%, kemampuan menjawab pertanyaan dengan bobot 20%, dan kerja sama tim dengan bobot 35%.

Tags:
Hukumonline Newsroom

Kami Hadir di Instagram

Dapatkan kabar berita pilihan melalui feeds Instagram Hukumonline Newsroom

BERITA TERKAIT

2026 Hak Cipta Milik Hukumonline.com
Cookies Info