Pertandingan semifinal turnamen basket PPAKH XXVI 2025 menghadirkan drama panjang penuh adrenalin. Dua tim unggulan—HHP Law Firm dan Assegaf Hamzah & Partners (AHP)—akhirnya memastikan langkah mereka ke partai final setelah melewati laga yang ketat, saling menekan, dan terus bertukar keunggulan hingga detik akhir kuarter keempat.
Pada babak semifinal pertama, HHP Law Firm tampil bertenaga sejak tip-off melawan tim Makarim & Taira S. Law Firm. Meski lawan sempat memimpin di awal gim, HHP perlahan mengunci ritme permainan melalui transisi cepat dan eksekusi akurat dari mid-range.
“It was a tough game ya. Game 1, game 2. Really tough game, kejar-kejaran banget,” ungkap Irfan Pradana, Senior Associate di HHP Law Firm kepada Hukumonline di Pertamina Arena, Simprug, Jakarta, Minggu (16/11/2025).
Sebagai kapten, Irvan mengaku telah mempersiapkan timnya dengan maksimal. Di mana tahun ini mereka lebih berfokus pada pertahanan. Hal itu terlihat sejak kuarter kedua, di mana HHP meningkatkan intensitas permainannya.
Kendati sempat tertinggal empat poin setelah lawan sukses memanfaatkan turnover, namun tembakan threepoint dan lay-up yang lincah dari ace player HHP berhasil mengembalikan momentum. “Tahun ini fokus kita berbeda dengan tahun sebelumnya. Tahun ini kita fokus di-defense. Dengan kuatnya defense, otomatis offense kita bisa lebih fokus. Dan kita buat lawan susah untuk poin,” paparnya.
Drama makin terasa di kuarter ketiga ketika kedua tim saling bertukar keunggulan. HHP memperkuat pertahanan man-to-man, memaksa lawan mengambil tembakan sulit baik dari dalam maupun luar perimeter. Kuarter berakhir dengan skor 19-21 yang disambut meriah suara supporter HHP dari tribun.
Di kuarter penentuan, HPP tampil lebih tenang. Fast break yang dieksekusi rapi serta free throw krusial di akhir laga membawa HPP mengamankan kemenangan tipis namun meyakinkan. Mereka pun menjadi tim pertama yang mengunci tiket final.
















