Kemudian, ia juga menggagas program kerja dimana dapat berperan aktif dalam kegiatan sosial dan pengabdian masyarakat sebagai wujud kontribusi nyata bagi masyarakat luas, termasuk mendorong kepedulian Alumni terhadap isu-isu hukum dan sosial yang tengah berkembang di masyarakat melalui advokasi-advokasi.
Ia juga ingin memanfaatkan jaringan alumni yang tersebar di berbagai bidang untuk membantu lulusan baru mendapatkan peluang kerja dan pengembangan karier, serta membangun komunikasi efektif yang dan berkesinambungan dengan almamater untuk kontribusi pada pengembangan pendidikan bagi mahasiswa hukum Universitas Diponegoro.
“Kita harus menjadikan IKAFH sebagai jaringan yang solid dan saling mendukung. Ini akan menjadi nilai tambah bagi alumni Undip dimanapun mereka berada,” imbuhnya.
Selain itu, Regar juga mempunyai program kerja untuk menjalin kerjasama dengan IKAFH Universitas lain melalui kegiatan-kegiatan olahraga, musik, keagamaan serta kegiatan-kegiatan lainnya.
Lebih lanjut, ketika ditanya tentang alasan pencalonannya sebagai Dewan Formatur, Regar mengaku ia merasa terpanggil dari hati untuk memberikan kontribusi kepada almamaternya.
“Sebagai alumni, saya merasa ini adalah panggilan hati, memberikan sumbangsih pikiran kita. Akhirnya saya mencoba untuk ikut mendaftar gitu dengan menyampaikan ke beberapa teman-teman,” akuinya.
Dengan pengalaman panjang di dunia hukum dan organisasi, Regar hadir membawa visi untuk menjadikan IKAFH sebagai rumah bersama yang inklusif, dinamis, dan progresif. Ia yakin bahwa kolaborasi antar alumni dapat membawa manfaat besar, tidak hanya bagi mereka yang sudah mapan, tetapi juga bagi mahasiswa dan lulusan baru.
“Bagi saya, IKAFH adalah tempat untuk saling berbagi, mendukung, dan tumbuh bersama dalam pengembangan profesi, serta memberi kontribusi nyata bagi almamater dan masyarakat,” pungkasnya.
















