Banyaknya fokus keilmuan yang ada pada ilmu hukum membuat publik sulit mencari pakar yang mumpuni di bidangnya. Dalam Law School Profile nantinya turut menyajikan para praktisi sekaligus para akademisi dari kampus, sehingga ini akan memberi kemudahan bagi publik dalam memperoleh referensi karena praktisi dan para ahli ini dari kalangan perguruan tinggi.
“Tentu tujuannya untuk meningkatkan akses publik mengenai berbagai fokus kajian ilmu hukum. Tetapi kita juga ingin membantu lembaga pendidikan ini mempunyai exposure dikenal publik walau dalam Law School Profile ada kampus yang telah lama dikenal publik tapi kita fokuskan pada pengenalan yang detail dengan informasi yang berkaitan dengan kampus itu,” ujarnya.
Meskipun seluruh perguruan tinggi memiliki website yang dapat diakses oleh publik, tetapi Katon melihat beberapa informasi tersebut masih kurang spesifik. Sehingga di dalam Law School Profile nantinya akan memuat beragam informasi yang tidak tersedia di website perguruan tinggi.
“Informasinya lebih indepth, artinya informasi yang tidak disajikan atau kurang di website. Sehingga informasi yang kita sampaikan kepada publik diakui secara kompetensi dari segi keilmuan,” kata dia.
Law School Profile akan diluncurkan pada akhir bulan Agustus mendatang bersamaan dengan dimulainya Top Indonesian Law School For Law Firm Leaders Ranking 2023. Katon berharap ada 26 perguruan tinggi yang akan berpartisipasi dalam Law School Profile yang sudah diberikan dokumennya sejak awal Jul 2023.
“Kita juga terbuka dan menampung masukan dari beberapa kampus yang membutuhkan waktu yang lebih panjang dalam mengisi form, karena kita tahu setiap kampus punya kesibukan masing-masing,” tutupnya.
















