Bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Hukumonline ke-26, Redaksi Hukumonline kembali menghelat “Anugerah Ibrahim S. Assegaf Kolumnis Favorit Pembaca 2026” sebagai bentuk apresiasi bagi penulis opini (kolumnis) terbaik. Anugerah yang diambil dari nama mendiang tokoh pembaharu hukum Indonesia Ibrahim S. Assegaf ini merupakan ajang tahunan pemeringkatan kolumnis melalui penentuan artikel opini terbaik dari masing-masing kategori dalam satu tahun terakhir.
Baca Juga:
- Hukumonline Gelar Anugerah Ibrahim S. Assegaf: Kolumnis Favorit Pembaca 2025, Nantikan Para Nominenya!
- Top! Hakim, Jaksa, Lawyer, In-House Counsel, dan Akademisi Ini jadi Kolumnis
Ada ribuan artikel opini yang telah terbit dari para kolumnis dengan beragam profesi dalam satu tahun terakhir. Seperti, hakim, jaksa, advokat, akademisi hukum, ahli/pengamat/pakar, ASN, peneliti, analisis hukum, termasuk pejabat dari lembaga-lembaga hukum. Rentang waktu pengolahan data dibatasi pada artikel opini yang terbit sejak 1 Juli 2025 sampai dengan 30 Juni 2026.
Anugerah pemeringkatan artikel opini ini menggunakan metode kuantitatif berdasarkan data jumlah kunjungan pembaca atau views terbanyak dari setiap artikel opini yang dihasilkan para kolumnis dalam satu tahun terakhir itu. Kemudian, data statistik jumlah pembaca dari setiap artikel opini diolah dan dinilai berdasarkan catatan sistem Redash Hukumonline sampai dengan 7 Juli 2026 pukul 17.30 WIB.
“Anugerah Ibrahim S. Assegaf Kolumnis Favorit Pembaca 2026 ini untuk para kolumnis yang aktif berkontribusi berdasarkan data jumlah kunjungan pembaca atau views terbanyak dalam satu tahun terakhir,” kata Pemimpin Redaksi Hukumonline Fathan Qorib.
Artikel opini yang terbit selama periode tersebut melalui seleksi yang ketat oleh Dewan Redaksi Hukumonline mulai dari pemilihan isu hukum, struktur penulisan, hingga kedalaman materi. “Tahun ini jumlah artikel yang masuk dan terbit meningkat. Karena itu, semua artikel opini yang masuk dan terbit di Hukumonline adalah karya opini terpilih dengan seleksi ketat dan penuh pertimbangan oleh Dewan Redaksi,” kata Fathan.
Terdapat sekitar 1.200 artikel opini yang masuk ke meja Redaksi Hukumonline selama periode tayang 1 Juli 2025-30 Juni 2026. Dari jumlah itu, ada sekitar 577 artikel opini yang terpublikasi. Sisanya, ada sekitar 623 artikel opini yang diputuskan tidak layak dipublikasikan.
















