Matangkan Persiapan Prodi M.Kn, FH Universitas Esa Unggul Gelar FGD Bersama Akademisi dan Praktisi
Terbaru

Matangkan Persiapan Prodi M.Kn, FH Universitas Esa Unggul Gelar FGD Bersama Akademisi dan Praktisi

FGD adalah tahapan yang tidak boleh dilewati dan krusial untuk memastikan draf proposal kurikulum, sumber daya manusia, dan tata pamong unit pengelola program studi telah memenuhi standar borang akreditasi dan kebutuhan nyata dunia profesi.

CR 36
Bacaan 3 Menit
FH Universitas Esa Unggul menyelenggarakan FGD sebagai wujud keseriusan dan persiapan yang matang untuk mendirikan Program Studi Magister Kenotariatan. Foto: Istimewa
FH Universitas Esa Unggul menyelenggarakan FGD sebagai wujud keseriusan dan persiapan yang matang untuk mendirikan Program Studi Magister Kenotariatan. Foto: Istimewa

Sebagai wujud keseriusan dan persiapan yang matang untuk mendirikan Program Studi Magister Kenotariatan, Fakultas Hukum Universitas Esa Unggul menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD). Acara ini digelar di Ruang 414, Kampus Kebon Jeruk, Universitas Esa Unggul, Jakarta, pada Selasa (28/7).

Kegiatan ini dipandu oleh Annisa Fitria selaku Master of Ceremony (MC). Selanjutnya, sambutan diberikan oleh Dekan FH Universitas Esa Unggul, Freddy Harris, yang menekankan komitmen FH Universitas Esa Unggul untuk mencetak praktisi hukum yang unggul dan relevan dengan kebutuhan industri.

Selain itu, arahan strategis terkait standar pendidikan dan riset juga turut diberikan oleh tiga civitas akademika lain. Pertama, Wakil Rektor Bidang Pembelajaran Universitas Esa Unggul, H. Pawenary. Kedua, Wakil Rektor Bidang Riset, Pengembangan, dan Inovasi, Rian Adi Pamungkas. Ketiga, Kepala Kantor Penjaminan Mutu, Yunata Kandias Akbar.

Baca juga:

Dalam laporannya, Ketua Tim Pendirian Program Studi Magister Kenotariatan Universitas Esa Unggul, Rita Alfiana, menyampaikan bahwa FGD adalah tahapan yang tidak boleh dilewati. FGD krusial untuk memastikan draf proposal kurikulum, sumber daya manusia, dan tata pamong unit pengelola program studi telah memenuhi standar borang akreditasi dan kebutuhan nyata dunia profesi.

Komitmen FH Universitas Esa Unggul untuk menyusun kurikulum yang adaptif dan membumi tidak hanya bertumpu pada kajian akademis, tetapi juga pengujian langsung melalui tinjauan praktis. Oleh karena itu, FH Universitas Esa Unggul melibatkan akademisi dan praktisi dalam FGD ini.

Pada sesi awal FGD, pemateri pertama yaitu Dosen Program Studi Magister Kenotariatan Universitas Pancasila, Agung Iriantoro, membedah secara mendalam draf kurikulum Magister Kenotariatan yang dirancang selama empat semester dengan total 41 SKS. Ia menggarisbawahi pentingnya model dual-competency untuk mencetak lulusan yang siap bekerja, baik sebagai Notaris maupun Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT).

Tags:
Hukumonline Newsroom

Kami Hadir di Instagram

Dapatkan kabar berita pilihan melalui feeds Instagram Hukumonline Newsroom

BERITA TERKAIT

2026 Hak Cipta Milik Hukumonline.com
Cookies Info