Rapat paripurna DPR resmi mengumumkan sejumlah nama-nama anggota dewan yang duduk di alat kelengkapan dewan. Salah satunya Komisi III DPR yang membidangi hukum. Ada nama-nama lama yang bertengger di jajaran pimpinan komisi. Tapi banyak pula wajah-wajah baru yang duduk di kursi pimpinan Komisi III maupun anggota.
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengatakan pimpinan DPR dan anggota komisi yang membidangi hukum itu menyetujui Habiburokhman menjadi Ketua Komisi III. Komposisi pimpinan Komisi III terdiri dari unsur Fraksi Partai Gerindra, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Golkar, Partai Nasional Demokrat (Nasdem) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Dia menerangkan mendampingi Habiburokhman ada 4 wakil ketua. Yakni Dede Indra Permana Soediro dari Fraksi PDIP, Sari Yuliati dari Fraksi Partai Golkar, Ahmad Sahroni dari Fraksi Partai Nasdem, dan Mohammad Rano Alfath dari Fraksi PKB. Namun sayangnya, Sahroni tak menghadiri penetapan pimpinan Komisi III tersebut.
“Saya ucapkan selamat bertugas dan terus perjuangkan aspirasi rakyat bersama mitra kerja yang ada di Komisi III ke depannya,” ujarnya di ruang Komisi III Komplek Gedung DPR, Selasa (22/10/2024).
Baca juga:
- Menakar Keterpilihan Caleg Sarjana Hukum dalam Pengambilan Keputusan di Parlemen
- Melihat Sebaran Caleg DPR Bergelar Sarjana Hukum di Pemilu 2024
Lantas bagaimana sosok pimpinan Komisi III DPR periode 2024-2029?.
- Habiburokhman
Sosok pria yang berlatar belakang advokat itu sudah malang melintang di dunia hukum. Di periode sebelumnya, Habiburokhman merupakan anggota Komisi III yang sempat menjabat Wakil Ketua Komisi III menggantikan koleganya, Desmond Junaidi Mahesa yang wafat. Habiburokhman, menempuh pendidikannya di Fakultas Hukum Universitas Lampung hingga mendapatkan gelar Sarjana Hukum.
Ia pun melanjutkan pendidikannya S2 di Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Tak puas, Habiburokhman melanjutkan pendidikannya hingga menyelesaikan program doktor ilmu hukum di Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta.
















