Tak lama lagi, Hukumonline akan menyelenggarakan Indonesia Pro Bono Awards 2024, sebuah program tahunan yang dirancang untuk mengapresiasi kantor hukum yang telah melaksanakan kewajiban pro bono mereka sepanjang tahun terakhir. Ajang penghargaan yang memasuki edisi ke-7 ini mengusung tema “Strengthening the Future of Pro Bono Services in Indonesia through the Active Role of Young Advocates”.
Dalam ajang ini, terdapat 4 kategori yang dipertandingkan antara lain, Hukumonline Awards for Law Firm with The Highest Commitment in Pro Bono Works, Hukumonline Award for Law Firms with Exceptional Dedication for Pro Bono Works.
Lalu, Hukumonline Award for Litigation Law Firm with The Most Impactful Pro Bono Work, serta Hukumonline Award for Non Litigation Law Firm with the Most Impactful Pro Bono Works. Masing-masing kategori tersebut terdiri atas 3 kelas berdasarkan fee earners yakni <11 fee earners, 11-30 fee earners, dan >30 fee earners.
Baca Juga:
- Ini Kategori Indonesia Pro Bono Awards 2024: Ajang Apresiasi Bagi Pejuang Keadilan Tanpa Pamrih
- Jangan Tertinggal! Segera Hadir Hukumonline Indonesia Pro Bono Awards 2024
Research & Awards Manager Hukumonline, Katon Baskoro menjelaskan bahwa pembagian kategori ini tidak berbeda jauh dari tahun-tahun sebelumnya. "Tahun ini kami tetap mengapresiasi kantor hukum berdasarkan beberapa aspek. Yang paling penting adalah pro bono tidak lagi dilihat hanya dari segi kuantitas, tetapi juga dari kualitas layanan yang diberikan,” ujar Katon saat ditemui di Kantor Hukumonline, Kamis (5/12).
Kualitas layanan pro bono, kata dia, mencakup beberapa elemen penting, seperti siapa penerima manfaatnya, bagaimana proses pemberian bantuan hukum tersebut, serta dampak nyata yang dihasilkan. "Misalnya, apakah penerima manfaat adalah kelompok masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Selain itu, proses dan hasil dari layanan pro bono tersebut juga menjadi pertimbangan utama," tambahnya.
Tahun ini, sebanyak 53 kantor hukum ikut serta dalam penghargaan tersebut. Selain itu, Hukumonline memperkenalkan special awards, yakni Indonesia’s Pro Bono Rising Stars 2024 yang menyoroti advokat muda berusia 25–35 tahun yang aktif menjalankan pro bono selama satu tahun terakhir.
















