Pada tahun ini penghargaan prestisius In-House Counsel dan Summit Awards (IHCSA) 2025 telah memasuki tahun yang kelima. Ajang pemeringkatan ini melibatkan in-house counsel di seluruh Indonesia yang bertujuan untuk memberi apresiasi kepada para in-house counsel sebagai individu maupun sebagai tim legal.
Tiga orang pakar yang terdiri dari perwakilan akademisi, perwakilan asosiasi, dan perwakilan pemerintahan telah menuntaskan tugas sebagai juri dalam IHCSA 2025. Dua orang juri mengikuti secara daring sedangkan satu juri mengikuti secara luring.
Para juri tersebut adalah perwakilan akademisi. Yakni Dekan Fakultas Hukum Universitas Airlangga, Prof Iman Prihandono. Kemudian perwakilan asosiasi. Yakni Ketua Koalisi Anti Korupsi Indonesia, Erry Riyana Hardjapamekas. Serta perwakilan pemerintahan yaitu Kepala Biro Hukum, Sekretariat Jenderal, Kementerian Keuangan, Tio Serepina Siahaan.
“Penghargaan IHCSA merupakan kegiatan yang baik dan positif, yang sekurang-kurangnya dapat memberikan motivasi kepada para in-house counsel untuk bekerja lebih baik, berinovasi, dan lebih beradaptasi dengan kemajuan teknologi,” ujar Ketua Koalisi Anti Korupsi Indonesia, Erry Riyana Hardjapamekas kepada Hukumonline saat penjurian berlangsung, Selasa (26/8/2025).
Baca juga:
- IHCSA 2025 Siap Perkuat Jejaring In-House Counsel Hingga Asia
- Ajang Bergengsi IHCSA 2025 Bakal Digelar, Yuk Pastikan Kirimkan Kuesioner Anda!

Ketua Koalisi Anti Korupsi Indonesia, Erry Riyana Hardjapamekas. Foto: HFW
Pada tahun ini terdapat empat kategori penghargaan yang dihadirkan, yaitu Indonesia’s Most Innovative In-House Counsel Team; Indonesia’s Most Respected In-House Counsel; In-House Counsel Team of The Year 2025; dan In-House Counsel Leader of The Year 2025.
Penilaian dari dewan juri ditujukan untuk kategori In-House Counsel Team of The Year 2025 dan In-House Counsel Leader of The Year 2025. Kedua kategori ini secara hierarki lebih tinggi dari dua kategori lainnya karena mengerucutkan berbagai sektor industri.
















