Pada akhirnya, perjalanan ini menunjukkan bahwa praktik hukum tidak hanya dibentuk oleh kemampuan teknis, tetapi juga oleh cara seseorang memahami dan merespons dunia di sekitarnya. Melalui keseimbangan antara pekerjaan dan keterlibatan sosial, seorang lawyer tidak hanya menjaga profesionalisme, tetapi juga kepekaan, yang pada akhirnya memperkaya cara ia menjalankan profesinya dan memperluas dampak yang dihasilkan.
Managing Partner LHBM Counsel Rio Lassatrio sepakat bahwa kualitas seorang lawyer tidak hanya diukur hanya dari legal knowledge, tetapi juga dari integritas, perspektif, dan kepekaan dalam setiap peran yang dijalani. Praxedis mencerminkan nilai tersebut secara nyata. Ia menunjukkan ketajaman berpikir yang solid, dibarengi dengan empati dan kesadaran sosial yang kuat.
Kombinasi inilah yang membuat kontribusinya relevan bukan hanya bagi tim dan klien, tetapi juga bagi lingkungan yang lebih luas. Kualitas-kualitas tersebut mencerminkan nilai-nilai yang dijunjung LHBM Counsel serta sejalan dengan semangat NeXGen Lawyers dalam mengapresiasi lawyer muda yang berprestasi, berintegritas, dan berdampak.
Karena itu, pihaknya merekomendasikan Praxedis sebagai representasi firma LHBM Counsel dalam Hukumonline’s NeXGen Lawyers 2026. “Rekomendasi ini didasarkan pada penilaian menyeluruh atas kapasitas profesional, integritas, serta kontribusinya yang berkelanjutan dalam praktik hukum,” katanya.
















