Kaderisasi dan Tingkatkan Kemampuan
Kantor hukum yang terus bertumbuh kembang di kota metropolitan (dahulu dikenal dengan Ujung Pandang) ini tak lepas dari kaderisasi terhadap para lawyers. Setidaknya ada sejumlah tahapan. Sarif menerangkan tahapan tersebut dimulai dengan administrasi hingga pengawalan terhadap suatu perkara yang ditanganinya.
Misal, lawyer yang diberikan mandat sebagai penanggung jawab dalam penanganan perkara tertentu, mesti mengetahui berbagai agenda apa saja sebagai tindak lanjut atas langkah hukum bakal ditempuh. Dengan begitu, seorang lawyer tersebut sudah meningkat pada level drafter dan seterusnya. Boleh dibilang proses kederisasi terus berjalan berkesinambungan.
Tak hanya kaderisasi, peningkatan kemampuan sumber daya manusia menjadi salah satu strategi yang dilakukan SSP Law Firm. Lagi pula setiap lawyer sejatinya mesti terpacu meningkatkan keterampilan dan pengetahuan hukumnya seiring perkembangan zaman yang sedemikian dinamis, maupun berbagai persoalan sengketa hukum.
Sarif menuturkan, meningkatkan kemampuan para personel SSP Law Firm terus dilakukan agar berbeda dengan lainnya. Memberikan kepercayaan personel sebagai penanggung jawab penanganan perkara menjadi bagian pembelajaran dan kesempatan mengembangkan kemampuan dan keterampilan. Tak hanya itu, pengalaman setiap personelnya pun ditempa.
“Jadi learning by doing dan menjadi pengalaman tersendiri serta jam terbang advokat,” katanya.
Strategi Raih Penghargaan
(Dari kiri ke kanan), Muhammad Sarif Nur dan Sulaiman Syamsudin saat menerima penghargaan di ajang Hukumonline’s Top 100 Indonesian Law Firms 2024. Foto: RES.
Sebagai salah satu kantor hukum yang memiliki nama besar di Kota Makassar, SSP Law Firm berhasil meraih penghargaan Hukumonline’s Top 100 Indonesian Law Firms 2024. Setidaknya dalam kategori ‘Rising Star Full Service Law Firm 2024’ dan ‘Largest Regional Law Firm 2024’. Tak hanya itu, SSP Law Firm pun masuk dalam daftar Hukumonline’s Practice Leaders 2024 dengan kategori ‘Private Client’.
“Kami berterimakasih kepada Hukumonline. Ini bukan hal biasa dan kami merasa sangat diwadahi terutama kantor kami yang tidak berdomisili di ibu kota,” ujarnya.
















