Pojok MPR-RI

Syarief Hasan Apresiasi Latihan Bersama Armada Laut Asean - Rusia

Dalam latihan bersama diharapkan juga terjadi pertukaran gagasan, teknik, dan strategi memperkuat angakatan laut Asean, terutama bagi Indonesia yang sebagian besar wilayahnya berupa laut.

Oleh:
Tim Publikasi Hukumonline
Bacaan 2 Menit
Wakil Ketua MPR Syarief Hasan. Foto: Istimewa.
Wakil Ketua MPR Syarief Hasan. Foto: Istimewa.

JAKARTA - Wakil Ketua MPR Syarief Hasan mengapresiasi dan mendukung latihan bersama armada laut Asean dan Rusia (ARNEX) yang dipusatkan di Selat Malaka pada 1 – 3 Desember 2021. Latihan bersama ini menjadi penting guna menguatkan solidaritas, kesepahaman, dan koordinasi maritim antara angkatan laut negara-negara Asean dan Rusia. Latihan ini menjadi semakin penting mengingat eskalasi geopolitik di kawasan pasifik semakin meruncing sehingga diharapkan terjadi kesepahaman kolektif dalam menjaga kebebasan navigasi.

“Saya mendukung latihan bersama angkatan laut Asean dan Rusia dilaksanakan secara berkala agar terdapat solidaritas dan kesepahaman kolektif. Rusia adalah mitra strategis Asean yang diharapkan dapat membantu menciptakan stabilitas dan perdamaian di kawasan Asean, terlebih dengan eskalasi geopolitik yang semakin meruncing akhir-akhir ini. Kita tentu mendukung kebebasan navigasi untuk kepentingan bersama,” ungkap Anggota Komisi Pertahanan DPR ini di Jakarta.

Lebih lanjut Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat ini mengungkapkan bahwa Rusia adalah salah satu negara dengan militer yang kuat. Sehingga dengan adanya latihan bersama ini, diharapkan juga terjadi pertukaran gagasan, teknik, dan strategi memperkuat angakatan laut Asean, terutama bagi Indonesia yang sebagian besar wilayahnya berupa laut. Karena itu, latihan bersama ini bagi Indonesia memiliki arti yang sangat penting.

“Bagi Indonesia, latihan bersama dan kemitraan strategis maritim ini sangatlah penting. Jika kita perhatikan banyak kasus pencurian sumber daya kelautan dan klaim sepihak perairan Indonesia oleh negara lain, ARNEX ini patut dilaksanakan secara berkala. Dalam konteks geostrategis, kemitraan ini akan semakin membuat Indonesia dan negara-negara Asean menjadi kawasan yang memiliki bobot yang tinggi di dalam percaturan politik internasional,” kata Syarief.

“Saya meyakini kunci dari memperkuat ketahanan nasional adalah membangun kemitraan dengan banyak pihak, termasuk dalam hal ini Rusia sebagai salah satu negara yang punya tradisi dan kekuatan militer yang teruji oleh sejarah. Tentu semua ini dilakukan dalam kerangka membangun perdamaian kawasan dan dunia. Dengan demikian, setiap negara dapat saling menghormati kedaulatan masing-masing,” kata Syarief.

Berita Populer

Berita Terbaru

Lihat Semua