Turunnya harga saham tersebut, dianggap hal biasa oleh Direktur Utama BCA Jahja Setiaatmadja. Menurutnya, turunnya saham bukan lantaran ada kasus yang beberapa belakangan ini menghiasi media massa.
"Saham naik turun sesuatu yang biasa, tiap hari naik dan turun," kata Jahja di kantornya, Selasa (22/4).
Untuk diketahui berdasarkaan catatan di bursa efek Indonesia, saham BCA mengalami penurunan sebesar 1,12 persen atau 125 poin ke level Rp11050 perlembarnya.
















