Nilai kejujuran sangat penting bagi anak sebagai bekal utama dalam mengarungi kehidupan. Itulah keyakinan Yosua Lamboy Antoni Situmorang, AVP Project Initiative & Litigation PT Mineral Industri Indonesia (Persero) (MIND ID), yang kini tengah membesarkan tiga orang anak dengan sang istri yang sama-sama berlatar belakang pendidikan hukum.
Pandangan mengenai pentingnya kejujuran itu tidak terlepas dari pengalaman karier Yosua sebagai seorang pengacara litigasi yang banyak menyaksikan dari dekat, peran krusial aspek kejujuran berperan dalam kelangsungan perkara.
Memaknai Hari Ayah Nasional, Yosua merefleksikan kembali perjalanan awalnya memutuskan berkeluarga dan memiliki anak. Ia meyakini bahwa tidak ada orang yang benar-benar siap memasuki dunia rumah tangga, sehingga penyesuaian dan pembelajaran senantiasa harus dilakukan.
Satu hal yang Yosua sadari setelah menjadi suami dan ayah adalah besarnya tanggung jawab yang dipikul. Sebagai nahkoda dalam bahtera keluarga, Yosua pun berupaya untuk menjalankan peran sebaik-baiknya dengan menjadi teladan bagi istri serta satu anak perempuan dan dua anak laki-laki kembarnya.
Mulai dari menjaga kesehatan fisik sampai tekun belajar dari berbagai literatur serta meminta nasihat dari kerabat mengenai parenting, Yosua berupaya memberikan yang terbaik bagi keluarga khususnya anak-anak. Baginya, anak-anak bukan hanya perlu diberi nafkah material semata, namun juga nilai-nilai yang menjadi bekal dan pegangan mereka di masa depan.
Lika-liku perjalanan mengasuh dan membesarkan anak telah Yosua hadapi dengan kompak bersama istri tercinta. Sebagai suami sekaligus ayah, Yosua menganggap tugas untuk memastikan kesehatan lahir dan batin anak, seperti memastikan asupan gizi seimbang dan membatasi screen time harian, bukanlah tanggung jawab sang ibu semata melainkan juga dijalani bersama dirinya sebagai ayah.
Untuk memastikan kerja sama berjalan baik, Yosua pun terbuka dan suportif apabila suatu ketika sang istri ingin kembali bekerja untuk mengaktualisasikan dirinya. Setelah mempertimbangkan kondisi anak yang beranjak lebih mandiri, keputusan mengizinkan istrinya bekerja membuat Yosua bersyukur karena suasana dalam keluarga justru bertambah harmonis dengan quality time yang semakin mereka maknai di tengah kesibukan masing-masing.
















