Jumat, 09 March 2012

Salah Tangkap dan Disiksa dalam Penyidikan

NAN


 


KepadaYth.


 


Pimpinan HUKUMONLINE




Puri Imperium Office Plaza, G-7


 


Jl. Kuningan Madya Kav 5-6,


Kuningan Jakarta 12980


 


 




Dengan hormat,


 


Semoga  Bapak  dalam  keadaan  sehat  sejahtera  dalam  menjalankan tugas  sebagai Pimpinan Hukum Online.


Saya yang bertanda  tangan di bawah ini bernama  Edih Kusnadi, tempat tanggal lahir: Tangerang, 22   Maret   1980;  pekerjaan:   Agen   Asuransi   Prudential,   berdomisili   di (alamat ada pada redaksi), saat ini ditahan di LP Cipinang Jakarta.


 


Bersama ini saya mengadukan perkara penyiksaan, rangkaian pelanggaran  hukum dan ketidakadilan yang saya alami di Polda Metro Jaya, sebagai berikut:


• Pada  tanggal  14  Mei  2011  saya  ditelpon  oleh  lswadi  Candra,  prospek  klien Asuransi Prudential untuk bertemu di Jalan Pembangunan, Jakarta Pusat.


 


• Saat tiba di lokasi, saya langsung ditangkap oleh beberapa orang yang mengaku sebagai polisi. Mereka berteriak: "Jagoan yang punya Jakarta kita tangkap!"


• Saya  amat  shock,  marah  dan  kebingungan. Polisi menuduh  saya  pengedar narkoba  namun mereka  tidak menemukan  barang bukti atau saksi apapun atas tuduhan mereka.


 


• lswandi  Chandra,  teman saya pun menjelaskan bahwa  sebenamya saya tidak terlibat sama sekali dalam urusan  narkoba. Polisi  yang memaksanya menunjukkan kawanan pengedar narkoba. Kebetulan saat itu saya menelponnya untuk bertemu, dan polisi mengira saya bagian dari kawanan. Karena takut maka ia  mengiyakan   saja  saat  .polisi  menanyakan apakah  saya  adalah  pengedar narkoba. Saya amat emosi waktu itu mendengar penjelasannya itu dan spontan memukulnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua