Jumat, 20 Desember 2013

Rektor Lantik Dekan FHUI Terbaru

HRS

Rektor Universitas Indonesia Muhammad Anis melantik Dekan Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Topo Santoso, Jumat (20/12). Pelantikan tersebut berlangsung di Balai Kirti, Gedung Rektorat, Universitas Indonesia.
 
Tidak hanya melantik Topo Santoso, Anis juga melantik 1 Ketua Program Pascasarjana, Sulistyowati Irianto dan 8 dekan lainnya, yaitu Arie Setiabudi Soesilo sebagai Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP); Adrianus LG Waworuntu sebagai Dekan Fakultas Ilmu Budaya (FIB); Tjut Rifameutia Umar Ali sebagai Dekan Psikologi.
 
Dekan Fakultas Ilmu Komputer dijabat oleh Mirna Adriani; Agustin Kusumayati sebagai Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat; Ari Kuncoro sebagai Dekan Fakultas Ekonomi; Mahdi Jufri sebagai Dekan Fakultas Farmasi, dan Ratna Sitompul sebagai Dekan Fakultas Kedokteran.
 
Dalam acara serah terima jabatan tersebut, Anis mengatakan pemilihan dekan seharusnya sudah berlangsung dua tahun lalu. Akan tetapi, ada kendala yang menyebabkan pemilihan tersebut tidak dapat dilakukan.
Kendati demikian, Anis meminta agar pada dekan terpilih dapat membawa Universitas Indonesia sebagai universitas yang aktif meriset dan menjadi universitas yang terbaik dan terkemuka di Indonesia.
 
“Kita harus bisa menjadi universitas yang terbaik dari universitas yang lain,” tutur Anis saat membaca kata sambutannya di UI, Jumat (20/12).
 
Mendapat petuah tersebut, Dekan FHUI Topo Santoso hanya bisa berkomentar singkat. Ia menjanjikan akan berusaha menjadi bagian untuk meningkatkan performance Universitas Indonesia. “Ini adalah momentum untuk menumbuhkan semangat baru dalam meningkatkan performance UI,”
ucap Topo usai pelantikan.
 













Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua