Jumat, 18 July 2014

Hukuman Mantan Hakim Asmadinata Ditambah Setahun

ANT
Pengadilan Tinggi Semarang memperberat hukuman mantan Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang Asmadinata, terpidana kasus suap dengan hukuman lima tahun penjara menjadi enam tahun.

Panitera Muda Tindak Pidana Korupsi Pengadilan Tipikor Semarang Heru Sungkowo di Semarang, Jumat (18/7), membenarkan banding yang diajukan Asmadinata telah diputus.

"Sudah diterima Pengadilan Tipikor pada 16 Juli, hukumannya naik setahun," katanya.

Sementara itu, penasihat hukum Asmadinata, Yosep Parrera, mengaku juga telah menerima salinan putusan banding tersebut.

Ia juga mengaku kurang puas terhadap putusan banding yang justru menjatuhkan hukuman lebih berat. "Kami masih koordinasikan dengan Pak Asmadinata sambil menunggu langkah selanjutnya," katanya.

Selain Asmadinata, Pengadilan Tinggi Semarang sebelumnya juga memperberat hukuman mantan Hakim Pragsono yang juga terlibat dalam kasus suap tersebut. Hukuman Pragsono juga diperberat deri lima tahun menjadi enam tahun penjara.

Kedua mantan hakim Pengadilan Tipikor Semarang itu tersangkut kasus suap atas penanganan suatu perkara. Keduanya terbukti tersangkut kasus suap saat menangani kasus pidana korupsi mantan Ketua DPRD Grobogan M.Yaeni.
Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua