Rabu, 23 September 2015

Ini Harapan Kemenaker Terhadap RPP Pengupahan

Lewat PP Pengupahan diharapkan kenaikan upah minimum bisa diprediksi.
ADY

Menjelang akhir tahun, biasanya isu ketenagakerjaan selalu ramai dengan isu pengupahan terutama penetapan upah minimum. Sebagai upaya meminimalisasi kerisauan para pemangku kepentingan dalam menetapkan upah minimum, pemerintah menerbitkan berbagai kebijakan. Salah satu kebijakan yang sedang dirancang Pemerintah bersama pemangku kepentingan saat ini adalah Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Pengupahan.
 
Menteri Ketenagakerjaan, M Hanif Dhakiri, menginformasikan RPP Pengupahan sudah masuk tahap harmonisasi di Kementerian Hukum dan HAM. “Targetnya, kami ingin regulasi itu diselesaikan secepatnya,” kata Hanif di Jakarta, Selasa (22/9).
 
Hanif menjelaskan secara umum mengatur sejumlah hal terkait pengupahan. Salah satu tujuan dibentuknya regulasi tersebut agar kenaikan upah minimum sifatnya pasti atau bisa diprediksi. Sejalan dengan rancangan itu, Kemenaker mulai membahas formula penetapan upah minimum.
 
Dirjen PHI dan Jamsos Kementerian Ketenagakerjaan, Hayani Rumondang, menyebut RPP Pengupahan merupakan salah satu kebijakan ekonomi Presiden Joko Widodo dan ditargetkan selesai tahun ini. Substansinya antara lain menyinggung mekanisme yang pasti dalam menetapkan upah minimum.
 
Hayani menambahkan Kemenaker mendapat banyak masukan agar ada kepastian dalam penetapan kenaikan upah minimum. Misalnya formula yang digunakan untuk menetapkan upah minimum. Setiap usulan dibahas dalam tim, dan akan diakomodasi dalam penyusunan RPP.
 
RPP juga mengatur kebiasaan yang selama ini dijalankan para pemangku kepentingan di bidang ketenagakerjaan, namun belum termaktub dalam regulasi. Misalnya, pemberian tunjangan hari raya (). Selama ini, pemberian THR tidak diatur secara tegas, dalam RPP Pengupahan THR wajib diberikan pengusaha kepada buruh.
 
Berikutnya, RPP Pengupahan mengatur tentang struktur dan skala upah. Hayani menegaskan regulasi itu mewajibkan perusahaan membentuk struktur dan skala upah. Ia melihat selama ini banyak perusahaan yang belum menyusun struktur dan skala upah. “Intinya, RPP Pengupahan mengatur sejumlah hal terkait perlindungan pekerja sekaligus menjaga kelangsungan usaha,” papar Hayani.




RPP Pengupahan





THR

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua