Jumat, 20 May 2016

Polda Metro Jaya Gerebek Klinik Aborsi

ANT

Petugas gabungan Polda Metro Jaya dan Dinas Kesehatan DKI Jakarta menggerebek klinik dokter yang diduga membuka praktik aborsi tanpa izin di wilayah Jakarta Pusat.

"Dinas kesehatan DKI pimpinan Ibu Maria Magaret menggerebek klinik dokter yang diduga melakukan praktik aborsi," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Krishna Murti di Jakarta, Jumat.

Krishna menuturkan tim gabungan itu menggerebek klinik di Jalan Kramat 7 Nomor 12A Senen Jakarta Pusat pada Kamis (19/5) berdasarkan laporan Heludi Wahyu Arso.

Sejauh ini, petugas telah mengamankan pemilik klinik berinisial SA, sedangka tiga dokter yang membuka praktik yakni BA, Ginto dan Detty masih dalam pencarian.

Petugas juga telah memeriksa saksi antara lain karyawan klinik WA, dokter gigi Kristiani dari Ari (Satpol PP Kota Jakarta Pusat).

Sementara itu barang bukti yang disita yakni obat berbagai jenis, peralatan yang diduga untuk aborsi, beberapa buku resep dokter dan kontrol USG.

Pemilik maupun dokter yang terlibat praktik aborsi dijerat Pasal 194 Undang-Undang RI Nomr 36 Tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman hukuman penjara maksimal 10 tahun dan denda Rp10 miliar.












Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua