Minggu, 22 May 2016

4.764 Peserta Ikut Ujian Advokat PERADI Fauzi

Passing grade kelulusan tetap 70. Ada perwira polisi yang ikut.
FNH
Sebuah pengumuman terkait pelaksanaan ujian profesi advokat PERADI kepengurusan Fauzie Yusuf Hasibuan. Foto: PERADI

Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Fauzie Hasibuan menggelar Ujian Profesi Advokat (UPA) hari ini, Sabtu (21/5), secara serentak di berbagai wilayah Indonesia. Untuk daerah di Jakarta, digelar di Kampus Universitas Tarumanegara, Jakarta. Ujian dimulai sejak pukul 10.00 wib hingga selesai.
 
Ketua Panitia UPA 2016 Hermansyah Dulaimi jumlah peserta yang mengikuti ujian profesi gelombang pertama tahun ini berjumlah 4.764 orang. Jumlah ini lebih sedikit jika dibanding tahun 2015 yang jumlah peserta mencapai 5.136. Peserta terbanyak berada di area Jakarta.
 
Herman menduga berkurangnya jumlah peserta ujian tahun ini karena  UPA diadakan dua kali dalam setahun. Ia menepis kemungkinan penurunan itu akibat menurunnya minat mahasiswa untuk menjadi advokat, atau karena organisasi advokat.
 
“Bukan, bukan karena menurunnya minat mahasiswa, tetapi memang karena ujian dilaksanakan dua kali dalam setahun, dan ini baru ujian pertama dengan jumlah 4.764. belum ujian kedua. Dan ini membuktikan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap PERADI yang diketuai Fauzie ini tetap tinggi, minatnya masih di atas yang kami perkirakan,” kata Herman.
 
Ujian ini dilaksanakan di 30 daerah yang tersebar di seluruh Indonesia. Menariknya, tahun ini PERADI menggelar UPA di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, yang menginduk kepada PERADI cabang Ruteng. UPA juga diadakan di sejumlah wilayah seperti Medan, Padang, Pekanbaru, Batam, Jambi, Palembang, Bandar Lampung, DKI Jakarta, Serang, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Jember, Malang, Surabaya, Denpasar, Pontianak, Palangkaraya, Banjarmasin, Samarinda, Manado, Palu, Gorontalo, Kendari, Makassar, dan Jayapura.

Menariknya, PERADI juga melakukan kerjasama dengan Mabes dalam PKPA. Tahun ini, Mabes Polri mengutus secara resmi 38 perwira untuk mengikuti ujian di Jakarta.
 
“Memang ada juga Polda yang tidak ikut mengirim. Tetapi saya tanya mereka, bahwa mereka dapat tugas resmi dari Polda berdasarkan undangan Divisi Hukum Mabes Polri. Undangan kepada Divisi Hukum Polda untuk mengutus perwiranya ikuti ujian dan Divisi Hukum keluarkan surat khusus untuk ikut ujian di Jakarta. Jadi mereka dari daerah, ujiannya bukan di daerah meski kami menylenggarakan, tapi ujiannya diJakarta, jadi karena perintah, bukan perorangan, resmi,” jelasnya.
 
Herman memastikan tidak ada penurunan kualitas ujian dari tahun-tahun sebelumnya. tetap 70. Bagi siapa saja yang memenuhi nilai tersebut, Herman memastikan akan lulus UPA. PERADI tidak mematok kuota. Tahun kemarin, sebanyak 81 persen peserta UPA dinyatakan lulus karena memenuhi nilai yang sudah ditetapkan PERADI.
ujian



perpecahan





Polri



Passing grade

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua