Minggu, 18 September 2016

Kontrak Jasa Konstruksi Juga Pakai Bahasa Indonesia

UU Jasa Konstruksi tak mengatur spesifik sanksi jika pasal bahasa Indonesia tidak dipatuhi.
MYS
Seminar pembatalan kontrak berbahasa asing yang pernah diselenggarakan hukumonline di Jakarta. Foto: PROJECT
Penggunaan bahasa Indonesia dalam kontrak pernah menjadi isu krusial di kalangan praktisi hukum. Penyebabnya ada ketentuan Undang-Undang yang mewajibkan penggunaan bahasa Indonesia dan ada putusan pengadilan yang membatalkan kontrak karena tidak dibuat dalam bahasa Indonesia.
 
Ternyata, pengaturan tentang penggunaan bahasa Indonesia tak hanya ada dalam UU No. 24 Tahun 2009  tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan. Klausula senada ada dalam UU No. 18 Tahun 1999  tentang Jasa Konstruksi.
 
Pasal 22 ayat (6) UU No. 18 Tahun 1999 menyebutkan kontrak kerja konstruksi dibuat dalam bahasa Indonesia, dan dalam hal kontrak kerja dengan pihak asing, maka dapat dibuat dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Jika dibandingkan dengan Pasal 31 ayat (1) dan (2) UU No. 24 Tahun 2009, ada perbedaan rumusan. Pertama, tak ada kata ‘wajib’ dalam UU Jasa Konstruksi.

Kedua, jika kontrak melibatkan pihak asing UU Jasa Konstruksi memperbolehkan (‘dapat’) kontrak dibuat dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Jadi dwibahasa. Sebaliknya, dalam UU Bahasa kontrak tersebut ‘ditulis juga dalam bahasa nasional pihak asing dan/atau bahasa Inggris. Jadi, ada kemungkinan perjanjian dibuat dalam bahasa selain bahasa Inggris. Tentu saja, kontrak dalam bahasa Indonesia sesuatu yang ‘wajib’ sesuai Pasal 31 UU Bahasa.
 
Ketigamengenai sanksi. UU Jasa Konstruksi dan UU Bahasa tak mengatur secara tegas sanksi atas pelanggaran pasal penggunaan bahasa Indonesia. Ketentuan sanksi dalam UU Jasa tak secara spesifik menentukan sanksi untuk Pasal 22 ayat (6). Hanya, Pasal 41 menyebutkan penyelenggara pekerjaan konstruksi dapat dikenai sanksi administrasi dan/atau pidana atas pelanggaran undang-undang ini. Tetapi tak spesifik menyebut pelanggaran atas bahasa kontrak jasa konstruksi.
 
Persoalan yang menimpa kontrak lain menggunakan UU Bahasa sangat mungkin terjadi dalam kontrak jasa konstruksi jika salah satu pihak merasa dirugikan. Potensi itu selalu ada karena jasa konstruksi di Indonesia banyak melibatkan perusahaan asing. Jika kontrak jasa konstruksi tak menggunakan bahasa Indonesia, terutama setelah tahun 1999, ada kemungkin menjadi problem di kemudian hari.
Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua