Rabu, 03 Januari 2018

Nahas, Motor Milik Hakim Hilang di Halaman Pengadilan

Hakim Kurnia Mustikawati sadar ketika tidak melihat kendaraannya di tempat biasa dia simpan, yakni di halaman parkir khusus pegawai Pengadilan Negeri Mataram.
M. Agus Yozami
Ilustrasi Foto: BAS

Kurnia Mustikawati, salah seorang hakim yang bertugas di Pengadilan Negeri Mataram, Nusa Tenggara Barat, mengalami hari yang nahas. Soalnya, Kendaraan roda dua milikya hilang di halaman parkir khusus sebelah timur kantornya.

 

Kurnia Mustikawati sadar ketika tidak melihat kendaraannya di tempat biasa dia simpan, yakni di halaman parkir khusus pegawai Pengadilan Negeri Mataram. Hal itu diketahuinya ketika hendak pulang pada Rabu Sore, pukul 17.00 Wita.

 

Karena itu, Kurnia Mustikawati yang menyadarinya langsung datang melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Mataram yang berkantor di depan Pengadilan Negeri Mataram.

 

Salah seorang rekan seprofesinya, I Gede Sunarjana, yang mendampingi Kurnia Mustikawati melapor ke SPKT Polres Mataram, mengatakan, pada Rabu Pagi, sekitar pukul 10.00 Wita, dirinya sempat melihat seorang pria yang dicurigai sebagai pelaku.

 

(Baca Juga: Terinspirasi Kecelakaan Setnov, Game “Tiang Listrik” Bertebaran di Android)

 

"Jadi sebelum kita sadar kalau kendaraan itu hilang, paginya saya sempat melihat ada orang yang duduk di atas motor (parkir khusus pegawai), dia pakai topi sedang asik merokok, sudah saya tegur untuk minta pindah ke ruang tunggu saja," Kata Sunarjana seperti dikutip Antara, Rabu (3/1).

 

Namun tidak lama kemudian, jelasnya, orang yang sama dia lihat keluar menggunakan kendaraan roda dua. Namun saat itu, Sunarjana tidak menghiraukannya karena menganggap hal tersebut bukan modus pencurian.

 

"Saya lihat dia keluar bawa motor itu nyala, tidak tahu kalau yang dia bawa itu motornya Ibu Kurnia. Sadarnya setelah pulang tadi," katanya.

 

Lebih lanjut, laporan kehilangan kendaraan roda dua milik Kurnia Mustikawati telah masuk dalam catatan SPKT Polres Mataram. Tindak lanjut dari laporan itu tentunya akan ditelusuri oleh pihak kepolisian dari Satreskrim Polres Mataram.

 

"Sesuai dengan tugas dan fungsi kami, setiap laporan akan ditelusuri lebih lanjut dengan diawali olah TKP dan pemeriksaan para saksi yang ada di TKP," kata Kasubag Humas Polres Mataram AKP I Made Arnawa. (ANT)

 

Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua