Selasa, 11 Desember 2018

Mengintip Transportasi MRT dan Kisaran Harga Tiketnya

Sejumlah larangan akan diberlakukan PT MRT kepada para penumpang.
Resa Esnir
Foto: RES

Hampir tiga bulan lagi, masyarakat yang berada di DKI Jakarta dapat merasakan Moda Raya Terpadu atau Mass Rapid Transit (MRT). Tepat pada Maret 2019, MRT Lebak Bulus-Hotel Indonesia mulai beroperasi.

Waktu tempuh antara Lebak Bulus dan Hotel Indonesia tersebut hanya sekitar 30 menit dengan waktu tunggu ditarget 5 menit. Hal ini dipercaya dapat mengurangi desak-desakan antar penumpang.

Hukumonline berkesempatan mencoba MRT dari Lebak Bulus-Hotel Indonesia, Selasa (11/12). Dalam uji coba, Direktur Utama PT MRT William P Sabandar membawa serta sejumlah rombongan baik dari masyarakat umum dan beberapa wartawan.

Sebelum memasuki area depo MRT Lebak Bulus, seluruh penumpang diminta memakai alat pelindung diri (APD) lengkap dari mulai helm, rompi proyek, hingga sepatu boot.

Kereta MRT yang telah menunggu awak rombongan masih mulus dan bersih. Lantainya pun masih ditutup kertas. Para rombongan beserta awak media tetap diminta melepas alas kaki yang digunakan. William mengatakan bahwa kereta merupakan unit baru.

Di dalam kereta, terasa perbedaan yang cukup signifikan dengan kereta KRL commuter line yang digunakan sehari-hari. Bangkunya berbahan fiber tanpa bantalan empuk seperti commuter line.

Di atas bangku tak ada tempat menaruh tas. Ini disebabkan perjalanan menggunakan MRT tak akan berlangsung lama. Sehingga William menyarankan bagi penumpang yang membawa tas untuk menaruh tasnya di bawah sehingga tidak mengganggu penumpang lain. “Tidak boleh menggantung tas, semua tas harus ditaruh di bawah,” kata William.

Larangan penumpang menggantung tas masuk salah satu aturan yang diterapkan MRT saat berada di dalam kereta. Hal lainnya adalah dilarang makan dan minum selama di dalam kereta. Selain itu, penumpang juga tidak boleh bersuara keras, antre saat membeli tiket hingga menghormati penumpang lain khususnya penyandang disabilitas.

“Jadi itu yang benar-benar kita dorong, kita bekerjasama dengan teman-teman penyandang disabilitas untuk memprioritaskan mereka,” tambah William.

Mengubah budaya untuk menghargai penumpang juga menjadi tujuan PT MRT menerapkan sistem. Salah satunya pemberlakuan kereta wanita khusus pada jam tertentu. Namun, rencana ini masih digodok di internal PT MRT.

“Di Jepang pemberlakuan kereta (khusus) wanita itu hanya ada pada jam sibuk. Jadi pagi dan sore, begitu di jam normal pemberlakuan kereta kembali campur. Mungkin itu yang akan kita coba karena mengubah budaya juga tidak mudah,” ujar William.

Terkait harga tiket, William menambahkan, PT MRT menerapkan semakin pendek jarak maka harga tiket semakin murah. Per 10 kilometer, harga tiket ditetapkan sebesar Rp8500. Untuk jarak terpendek, hargatiket Rp2200, sedangkan jarak terpanjang dari Lebak-Bulus-Hotel Indonesia atau sebaliknya harga tiket sebesar Rp12.800.

Harga tersebut merupakan angka kerelaan masyarakat Jakarta membayar tiket. William mengatakan, harga tiket tersebut sudah disubsidi oleh pemerintah.

Jika tanpa subsidi, angka keekonomian untuk tiap tiket sebesar Rp20 ribu sampai Rp30 ribu. “Jadi pemerintah akan mensubsidi,” ujarnya.

William mengatakan MRT dapat menampung 300 penumpang dalam satu gerbong kereta. Rinciannya, sebanyak 16 set kereta, yang terdiri dari 14 set kereta operasi dan 2 kereta cadangan. Sementara, satu rangkaian kereta MRT terdiri dari enam gerbong dan bisa menampung 1.900 orang.

“Dengan pengaturan waktu tunggu demikian, diharapkan pelayanan angkutan di Jakarta semakin lebih baik. Apalagi nanti akan terkoneksi dengan berbagai moda angkutan lainnya,” katanya.

Disebutkan, MRT menggunakan sistem persinyalan sangat canggih. Di mana dilengkapi sistem persinyalan teknologi Communicated Based Train Control (CBTC), teknologi persinyalan kereta generasi terbaru yang dirancang untuk kereta bawah tanah.

CBTC akan dikendalikan tim pusat kendali kereta atau operation control center (OCC). Menjelang pengoperasian secara komersial,pihak MRT terus melakukan ujicoba persinyalan. Sejauh ini, sistem persinyalan tidak ada kendala dan berfungsi dengan baik.

Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua