Kamis, 20 Juni 2019

MA Tinjau Ulang Batas Nilai Perkara Gugatan Sederhana

Nilai perkara di atas Rp200 juta kemungkinan bisa masuk gugatan sederhana.
Hamalatul Qur'ani
Para pembicara dalam seminar Sektor Hukum dan Peradilan untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi, di Jakarta, Rabu (19/6). Foto: HMQ

Satu kasus perdata diselesaikan oleh 9 hakim kerap kali dijumpai dalam berbagai penanganan sengketa di Pengadilan. Tiga hakim memeriksa di Pengadilan tingkat pertama, tiga hakim di tingkat banding dan tiga hakim lainnya di tingkat kasasi. Bahkan tak menutup kemungkinan dimohonkan juga pemeriksaan kepada tiga hakim lagi di tingkat Peninjauan Kembali. Padahal, dinamisnya pergerakan bisnis menghendaki adanya kecepatan pemberian kepastian hukum oleh Pengadilan.

 

Seperti diketahui, Mahkamah Agung (MA) telah diberikan fleksibilitas oleh UU No. 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman untuk melakukan berbagai upaya dalam mengatasi segala hambatan yang berdampak pada terhalangnya proses peradilan cepat, sederhana dan berbiaya ringan.

 

Ketentuan tersebut diatur dalam Pasal 4 ayat (2) UU a quo dan kerap digunakan sebagai ‘pasal sapujagat’ untuk mendorong reformasi hukum di lingkungan Mahkamah Agung. Karena bila harus menunggu UU baru untuk melakukan reformasi, maka prosesnya akan sangat lama.

 

Sehingga tak heran bila banyak ditemukan Perma yang tak sejalan dengan Hukum Acara warisan Belanda yang masih berlaku hingga kini, yakni Herziene Inlandsch Reglement (HIR) dan Rechtsreglement voor de Buitengewesten (Rbg).

 

“Misalnya Perma gugatan sederhana, itu banyak sekali yang tidak pas dengan HIR, tapi didukung oleh pencari keadilan. Kita bersyukur dalam UU itu kita diberikan fleksibilitas,” tukas Hakim Agung Syamsul Maarif.

 

Sebagai informasi, di antara perbedaan mencolok antara HIR dengan Perma No.2 Tahun 2015 tentang Tata Cara Penyelesaian Gugatan Sederhana, yakni tak diperkenankannya untuk melakukan tuntutan provisi, eksepsi, rekonvensi, intervensi, replik, duplik atau kesimpulan dalam gugatan sederhana (dengan gugatan maksimal Rp 200 juta). Rentang masa sidang gugatan sederhana pun juga diatur secepat-cepatnya 25 hari sejak sidang hari pertama.

 

Selain itu, bila HIR hanya mengenal adanya hakim majelis dalam penanganan perkara pedata, maka Perma gugatan sederhana menerobosnya dengan pemeriksaan oleh hakim tunggal. Keterlibatan Majelis penuh dalam gugatan sederhana baru diperkenankan dalam tingkat pengadilan Banding.

Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua