Kamis, 08 Agustus 2019

Tips Menciptakan Merek Serta Perlindungannya Secara Hukum

Agar merek diakui Negara dan mendapatkan perlindungan diperlukan suatu pendaftaran merek kepada DJKI.
Hamalatul Qur'ani
Founder Gambaranbrand, Arto Bintoro, dalam diskusi yang diadakan easybiz bertajuk how to create, activate & Protect Your Brand Legally, Rabu (7/8). Foto: HMQ

Brand atau merek yang bagus akan menciptakan harga yang premium, menjadi investasi berharga untuk masa depan serta bisa membuat penciptaan merek bagus berikutnya menjadi lebih mudah. Keuntungan itulah yang akan diterima pemilik ataupun pemegang hak merek dagang seperti diungkapkan founder Gambaranbrand, Arto Bintoro. Tak bisa dipandang remeh, keseriusan memikirkan filosofi dari sebuah merek bahkan disebutnya bisa menentukan seberapa lama produk/jasa tersebut bisa bertahan di pasar.

 

Kebanyakan, katanya, merek yang dicetuskan secara instan tanpa adanya filosofi yang terbungkus dalam sebuah visi yang kuat akan mengakibatkan merek tersebut berakhir dengan instan pula.

 

“Zaman capcin (cappuccino cincau -red) misalnya, semua ikut-ikutan buat merek untuk capcin, zaman bubble drink banyak yang ikut-ikutan, tapi bisa dilihat tak banyak yang bisa bertahan, banyak yang tutup,” contohnya dalam diskusi yang diadakan easybiz bertajuk how to create, activate & Protect Your Brand Legally, Rabu (7/8).

 

Kunci sukses sebuah brand adalah bertahan. Untuk bertahan pelaku usaha harus memiliki visi yang kuat ‘mengapa brand itu harus dipertahankan’. Bila suatu brand berhasil bertahan dengan reputasi yang baik, jelas nilai atau harga atas merek tersebut akan semakin tinggi. Hanya saja, Ia menekankan reputasi tentu juga tak dapat diraih dengan instan, butuh waktu bertahun-tahun, namun bisa sangat menjanjikan di masa depan.

 

Dalam membangun brand, maksimalisasi nilai tambah dari produk atau jasa di benak konsumen menjadi sangat penting. Caranya, pelaku usaha harus mampu memadukan antara fungsi barang/jasa dengan ‘emosi’ konsumen atas fungsi itu. Untuk bisa meraih emosi konsumen, tipsnya pelaku usaha harus memiliki row material yang bagus. Dari situ bisa dibangun cerita-cerita menyentuh emosi yang ada di balik merek tersebut.

 

Misalnya, Brand air minum dalam kemasan bermerek evian mengangkat cerita bertajuk ‘stay young’ dengan mengkonsumsi air minumnya yang diklaim fresh berasal dari dalam pegunungan. Brand lain adalah Aqua yang mengangkat cerita ‘jangan hilang fokus dengan tetap terhidrasi’ melalui produknya yang juga diklaim berasal dari sumber mata air murni.

 

“Kuncinya, dalam menciptakan brand kita harus mengenali betul produk dan brand yang akan dibangun, merasa, paham dan cinta atas brand itu,” ungkapnya.

 

Selain itu, Ia juga menyarankan agar pencipta brand harus memperhatikan kondisi politik, ekonomi, sosial dan tekhnologi ketika hendak menciptakan brand. Di samping itu yang tak kalah penting adalah bagaimana melindungi brand kita secara hukum.

 

Dosen Kekayaan Intelektual FHUI, Ranggalawe Suryasaladin menjelaskan agar merek diakui Negara dan mendapatkan perlindungan diperlukan suatu pendaftaran merek kepada Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI). Mengingat dalam merek berlaku prinsip first to file, maka orang yang sah sebagai pemilik merek adalah yang pertama kali mendaftarkannya ke DJKI.

 

Sekalipun begitu, bila pendaftaran itu dilakukan dengan iktikad tidak baik karena mendompleng merek asal yang belum didaftarkan, maka pemilik merek asal dapat mengajukan gugatan pembatalan merek ke Pengadilan. Hal itu sebagai bentuk perlindungan hukum merek atas reputasi produk pemilik merek asal selama merek itu digunakan.

 

Sekadar diketahui, waktu perlindungan merek berdasarkan UU No. 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis (UU MIG) berlaku selama 10 tahun dan dapat diperpanjang. Adapun untuk melakukan gugatan pembatalan merek dengan iktikad tidak baik itu, disebutnya tak mengenal adanya daluarsa.

 

Berikut persyaratan formal pengurusan pendaftaran merek yang dijabarkan Rangga:

 

  1. Formulir pendaftaran
  2. Label merek
  3. Fotocopy KTP/Akte pendirian Perusahaan (apabila pemohon PT/perusahaan)
  4. Pernyataan Kepemilikan merek
  5. Membayar Biaya Pendaftaran Merek (PNBP)

 

Tahapan pemeriksaan yang biasanya dilakukan DJKI, lanjutnya, diawali dengan pemeriksaan formal atas merek selama 15 hari sampai 2 bulan sejak tanggal permohonan merek. Kemudian dalam jangka waktu dua bulan merek tersebut akan diumumkan ke publik melalui Berita Resmi Merek yang diterbitkan secara berkala oleh Menteri Hukum dan HAM baik dengan sarana elektronik maupun non-elektronik (vide: Pasal 14). Dalam jangka waktu pengumuman ini, setiap pihak dapat mengajukan keberatan atas pendaftaran merek tersebut kepada Menteri.

 

(Baca Juga: Mengintip Tata Cara Pendaftaran Merek dalam UU Merek dan Indikasi Geografis)

 

Lebih lanjut, pelanggaran atas merek yang dilakukan pihak lain dapat diketahui pelaku usaha bila terdapat beberapa persamaan pada pokoknya dengan merek yang dimiliki pelaku usaha. Persamaan itu bisa diketahui dengan memperhatikan tampilan merek, persamaan bunyi dalam pengucapan merek itu, persamaan dalam hal konotasi dan persamaan dalam bentuk term/istilah asing. Penting dicatat, bila merek memiliki persamaan pada pokoknya namun berada di kelas barang yang berbeda maka tak dapat dikatakan pelanggaran.

 

“Merek hanya dikatakan melanggar jika berada dalam kelas barang yang sama,” tukasnya.

 

Di samping itu, untuk melindungi agar merek kita tak melanggar UU MIG, Rangga juga memberikan tips jitu yang bisa digunakan. Sebelum memutuskan untuk menggunakan atau mengembangkan suatu merek, katanya, sebaiknya pelaku usaha melakukan ‘penelusuran merek’ terlebih dahulu di kantor DJKI.

 

Di situ pelaku usaha akan mengetahui apakah merek yang hendak ia gunakan memiliki similarity atau persamaan pada pokoknya dengan merek pada kelas sejenis dengan merek yang telah terdaftar. “Itu bisa meminimalisir kemungkinan kena gugat,” ujarnya.

 

Bila jangka waktu perlindungan habis, Ia menyebut setidaknya ada tiga konsekuensi yang akan diterima pelaku usaha. Pertama, merek yang dimilikinya menjadi milik umum (public domain). Kedua, setiap orang selain pemilik HKI dapat menggunakan, membuat, memproduksi, memperbanyak dan memasarkan merek itu. Ketiga, Hak eksklusif merek berakhir.

 

Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua