Kamis, 12 September 2019

KY Luncurkan Buku Bunga Rampai 'Perkuat Peradaban Hukum dan Ketatanegaraan’

Agus Sahbani

Sebagai rangkaian Hari Ulang Tahun Komisi Yudisial (HUT KY) ke-14, KY meluncurkan Buku Bunga Rampai 2019 dengan judul "Memperkuat Peradaban Hukum dan Ketatanegaraan Indonesia” di Auditorium KY, Jakarta, Rabu (11/9/2019). Buku yang terbit satu kali dalam satu tahun ini berisi gagasan dan pemikiran pakar tentang peradaban hukum dan ketatanegaraan Indonesia.

 

Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Layanan Informasi KY Farid Wajdi memberi apresiasi dan penghargaan atas terbitnya buku ini. Ia berharap semoga karya ini dapat memperkaya khasanah dan dapat melengkapi buku yang sudah ada.

 

"Penerbitan buku ini merupakan momentum untuk lebih mendekatkan KY dengan para pemangku kepentingan. Kehadiran buku bunga rampai ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan pembaca yang tertarik dengan isu-isu hukum dan ketatanegaraan," ujar Farid dalam keterangannya.

 

Di bagian pendahuluan mengupas nilai-nilai dasar keindonesiaan dan negara hukum. Sebagai negara hukum, bukan sekadar tunduk pada kaidah hukum, melainkan termasuk pula nilai-nilai etik (moral) yang terkandung dalam hukum atau sebagai peradaban yang hidup dalam masyarakat. Hal lain yang dibahas dijabarkan dalam tiga bab yaitu konstruksi negara hukum, sistem hukum dan hak asasi manusia, serta pembaruan hukum.

 

“Hukum berkembang seiring dengan peradaban suatu bangsa yang dipengaruhi kondisi sosial dan filosofis. Hukum memerlukan pembaruan yang bersumber pada nilai-nilai moral dan kultural bangsa Indonesia. Nantinya pembaruan itu akan memperkaya peradaban hukum dan ketatanegaraan Indonesia,” jelas Farid.

 

Selain ditulis oleh Anggota KY, para pakar hukum yang terlibat dalam penyusunan buku ini, diantaranya Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman, Bagir Manan, Valina Singka Subekti, Eddy O.S. Hiariej, dan lainnya.  

 

Aplikasi KY Mobile

Dalam rangka mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat, KY pun meluncurkan Call Center KY 187 dan Aplikasi KY Mobile berbasis android. “Melalui call center KY 187, masyarakat dapat menyampaikan keluhan atau masukan untuk perbaikan dan peningkatan kualitas pelayanan publik Komisi Yudisial,” lanjut Farid.

 

Adapun layanan yang disediakan melalui call center KY 187 diantaranya adalah Pelaporan dan Pemantauan; Rekrutmen Hakim Agung; Advokasi dan PKH; Pelayanan Informasi Publik, Pelayanan Umum, serta Perencanaan dan Kepatuhan Internal.

 

Salah satu bentuk layanan informasi kepada masyarakat adalah melalui website KY. Untuk lebih mempermudah masyarakat mengakses informasi, KY melakukan transformasi dengan melakukan pengembangan mobile app berbasis android. “Aplikasi ini juga mempermudah masyarakat agar tetap update terkait aktivitas dan informasi yang disampaikan KY,” kata dia.

 

KY Mobile dapat diunduh di Google Play Store. Dengan fitur yang user friendly beberapa layanan dan informasi yang bisa diakses diantaranya menampilkan informasi terkini melalui slide show, berita dan informasi KY yang dilengkapi fitur pencarian serta tersedia link media sosial KY. KY Mobile ini juga menyediakan push notification yang semakin mendekatkan pengguna dengan pemberitahuan dan update terkini dari KY.

Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua