Kamis, 12 Desember 2019

Cerita Konferensi Nasional dan Pro Bono Champions 2019

Perhelatan ini diselenggarakan Hukumonline bersama The Asia Foundation dan USAID.
Resa Esnir
Foto: RES

Di akhir penghujung 2019, Hukumonline bersama The Asia Foundation dan USAID menggelar perhelatan Konferensi Nasional Pro Bono 2019 dan Hukumonline Awads 2019 Pro Bono Champions.

Ajang tahunan ini digelar sebagai bentuk apresiasi kepada advokat dan kantor hukum di Indonesia yang telah melakukan kegiatan pro bono atau bantuan hukum cuma-cuma.

Selain itu, pagelaran ini juga bertujuan untuk memotret kultur pro bono yang dilakukan para kantor hukum Indonesia.

Rangkaian acara dimulai dengan keynote speech yang disampaikannKepala Badan Pembinaan Hukum Nasional Kementerian Hukum dan HAM Prof Benny Riyanto.

Setelah itu, seminar yang menghadirkan Ketua Mahkamah Agung periode 2001-2008 Prof. Bagir Manan, Partner kantor hukum Assegaf Hamzah & Partners Asep Ridwan, Kabid Bantuan Hukum BPHN Arfan Faiz Muhlizi dan Presiden ICCA Yudhistira Setiawan itu berlangsung secara menarik.

Beragam substansi diutarakan para pembicara mengenai irisan antara pro bono yang dilakukan advokat dengan bantuan hukum yang dilaksanakan oleh Pemberi Bantuan Hukum (PBH).

Usai seminar, rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan Panel Group Discussion (PGD) yang terbagi atas empat PGD secara bersamaan hingga sore hari.

PGD I bertema Praktik dan Pelaksanaan Pro Bono untuk Memperluas Akses Terhadap Keadilan untuk Masyarakat Marjinal. PGD II bertema Konsep Pro Bono dan Perkembangannya. PGD III bertema Strategi Memperkuat Pro Bono dan PGD IV mengangkat tema mengenai Insentif Pro Bono.

Usai PGD, rangkaian acara kemudian ditutup dengan pemberian penghargaan kepada kantor hukum dan advokat yang dinilai telah melakukan kegiatan pro bono selama setahun terakhir.

Para kantor hukum dan advokat tersebut dinobatkan sebagai Pro Bono Champions 2019 untuk dedikasi menunaikan pro bono bagi kalangan marginal.

Tahun 2019 ini tercatat ada 70 kantor hukum yang menjadi responden. Angka ini meningkat 22,8 persen jika dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 57 responden.

Puluhan kantor tersebut tersebar di berbagai pulau dari timur hingga barat Indonesia. Tercatat ada 20 provinsi asal para kantor hukum yang menjadi responden. Meningkat jika dibandingkan tahun 2018 sebanyak 16 provinsi.

Total terdapat 11 kategori penghargaan yang diberikan, yang terdiri dari 6 kategori untuk kantor hukum, 2 kategori untuk individu advokat dan 3 kategoris spesial award dari Hukumonline untuk para pihak yang dianggap berjasa melakukan kegatan pro bono, salah satunya lifetime achievement award yang diberikan kepada mendiang advokat kenamaan Trimoelja D. Soerjadi.

Selamat untuk para pemenang, bagi yang belum memperoleh penghargaan Anda juga pahlawan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan hukum cuma-cuma. Salam Pro Bono..!!

Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua