Kamis, 04 Juni 2020

Anies Perpanjang PSBB Sebagai Masa Transisi

Masa PSBB transisi ini berlaku mulai besok (5 Juni) sampai dengan selesai, tidak disebutkan sampai kapan? Karena harus mengandalkan pada angka-angka dari semua indikator.
Agus Sahbani
Pelaksanaan pengawasan PSBB di Jakarta. Foto: RES

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan untuk memperpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dengan masa transisi menuju tatanan hidup yang lebih sehat, aman, produktif. Dengan PSBB transisi ini berarti DKI Jakarta memasuki masa edukasi dengan kebiasaan pola hidup sehat dan produktif dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ketat untuk mencegah penularan Covid-19.

"Kita memutuskan memperpanjang PSBB dengan masa transisi selama bulan Juni, karena masih ada beberapa wilayah zona merah (65 RW), meski ada sebagian besar wilayah zona hijau dan kuning," ujar Anies dalam konferensi persnya yang disiarkan langsung melalui kanal Youtube Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Kamis (4/6/2020). (Baca Juga: PSBB di Jakarta Kembali Diperpanjang Hingga 4 Juni)   

Selama masa PSBB transisi, Anies menuturkan semua peraturan mengenai sanksi pelanggaran PSBB tetap berlaku dan tetap ditegakkan. Sebelum PSBB dan tiga kali PSBB Jakarta (Maret-Mei), mulai penutupan sekolah, kantor, tempat wisata, bekerja di rumah, telah menunjukkan penurunan angka penularan Covid-19 drastis mulai dari angka 4 pada Maret-April yakni 1 orang menularkan ke 4 orang menjadi di bawah angka 1 atau 0,99 pada Mei-awal Juni.   

“Artinya, Kalau angkanya 3, 1 orang bisa menularkan ke 3 orang. Bila angkanya 1, 1 orang bisa menularkan ke 1 orang atau bisa terus berkembang. Nah, bila nilainya di bawah angka 1 penularan bisa terkendali dan terus menurun. Alhamdullillah, Jakarta pada 18 Mei di angka 1,09, hingga 31 Mei angka 1, dan 1-4 Juni di angka 0,99,” kata dia.

Anies menjelaskan dari hasil kajian dengan indikator epidemologi, kesehatan publik, dan fasilitas kesehatan yang disusun FKM Universitas Indonesia, DKI Jakarta mendapat total skors rata-rata 76. Dengan total skors diatas skors 70 ini, artinya PSBB bisa dilonggarkan secara bertahap dan tetap waspada potensi terjadi lonjakan kasus. Karena itu, DKI Jakarta bisa bergerak menuju fase pelonggaran.

Karena itu, Anies menyebut, dalam masa PSBB transisi ini kegiatan sosial ekonomi sudah bisa dilakukan secara bertahap, tetapi tetap ada batasan dan protokol kesehatan yang harus ditaati. Pelanggaran PSBB tetap ditegakkan, seperti kewajiban memakai masker, larangan kerumunan massa. Dalam fase pertama transisi, pelonggaran hanya atas kegiatan manfaat besar bagi masyarakat dan efek resiko yang terkendali. 

“Fase pertama ini diharapkan selesai pada akhir bulan Juni. Bila fase ini dilewati dengan baik, bisa masuk fase kedua transisi dimana semua kegiatan yang beroperasi dibatasi setengahnya dengan kelonggaran yang lebih luas. Dengan catatan, tidak ada penambahan/lonjakan kasus signifikan dan semua indikator menunjukkan stabilitas," tuturnya. 

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua