Rabu, 02 September 2020

Hanson Internasional Pailit, Legislator Khawatirkan Nasib Nasabah Jiwasraya

Meski berstatus pailit, Komisi Hukum DPR dan Panja Jiwasraya akan mendorong agar Kejaksaan Agung tetap melakukan penyitaan terhadap aset Benny Tjokro.
Fitri Novia Heriani
Tersangka Komisaris PT Hanson International Benny Tjokrosaputro ke luar menuju mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan oleh tim penyidik Kejaksaan Agung di Gedung KPK di Jakarta, Selasa (21/1) lalu. Foto: RES

Perusahaan properti milik Benny Tjokro, tersangka gagal bayar Asuransi Jiwasraya, PT Hanson International Tbk dinyatakan pailit oleh Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Putusan pailit tersebut dikeluarkan oleh PN Pusat pada 12 Agustus lalu, dilansir dari surat laporan informasi atau fakta material putusan pailit perusahaan lewat keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Mengutip surat dari pihak Hanson International pada Keterbukaan Informasi BEI tersebut, Majelis Hakim pemeriksa Perkara PKPU Hanso International memutus antara lain menyatakan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) PT Hanson International Tbk selaku Termohon PKPU/Debitor berakhir, dan enyatakan PT Hanson International Tbk selaku Termohon PKPU/Debitor “Pailit” dengan segala akibat hukumnya.

Anggota Komisi III DPR RI Trimedya Panjaitan menilai putusan pailit terhadap PT Hanson International Tbk yang dipimpin Benny Tjokro dapat menggagalkan proses penyitaan aset Benny Tjokro untuk mengganti kerugian para nasabah asuransi Jiwasraya. (Baca Juga: Perkara Kepailitan dan PKPU Meningkat 50 Persen Selama Pandemi)

"Komisi III akan tetap menjaga aset Benny sebagai salah satu cara untuk membayar ganti rugi nasabah," kata Trimedya dalam keterangan pers yang diterima Antara, Selasa (1/9).

Trimedya yang juga anggota Panitia Kerja (Panja) Jiwasraya di parlemen mengatakan jika aset Benny sudah disita oleh Kejaksaan Agung sebagai barang bukti. "Tidak lucu aja, kalau aset yang sudah disita lalu dengan status pailit, tidak jadi disita," ucapnya. (Baca Juga: Menakar Peluang Perlawanan Benny Tjokro di Putusan Sela)

Dia bersama rekan-rekan-nya di Komisi III dan Panja Jiwasraya akan mendorong agar Kejaksaan Agung tetap melakukan penyitaan terhadap aset Benny, meski berstatus pailit. "Kejaksaan Agung harus keukeuh untuk tetap menyita aset Benny untuk bayar nasabah. Apakah ada aset yang disembunyikan? Kami akan terus kejar," ujarnya menegaskan.

Politikus PDI Perjuangan tersebut menganggap Benny telah melakukan perlawanan hukum. "Soal pailit ini bisa diperdebatkan, tapi ini akal-akalan Benny Tjokro," katanya.

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua