Jumat, 25 September 2020

Melihat Peran In House Counsel di Industri E-Commerce

Selain memiliki pengetahuan dan pemahaman yang dalam terhadap hukum dan peraturan terkait pelaksanaan kegiatan usaha perusahaan e-commerce, seorang in-house counsel juga harus memiliki critical thinking dan analytical thinking yang kuat.
Mochammad Januar Rizki
Senior Lead Legal Tokopedia, Vinsensia Agustine Kangen dan Senior Legal Manager & Compliance Bukalapak, Debora Rosaria. Foto: RES

Seorang in house counsel berperan sebagai penasihat hukum bagi perusahaan dalam menjalankan kegiatan usaha dan operasionalnya sehari-hari. Di samping itu, in house counsel juga berperan aktif untuk melindungi perusahaan dari risiko-risiko hukum yang dapat membawa kerugian bagi perusahaan dan stakeholder perusahaan termasuk juga pelanggan yang menggunakan jasa yang ditawarkan oleh perusahaan.

“In-house counsel juga turut serta memastikan bahwa perusahaan telah menjalankan kegiatan usahanya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” kata Senior Lead Legal Tokopedia, Vinsensia Agustine Kangen, kepada hukumonline, Rabu (16/9) lalu.

(Senior Lead Legal Tokopedia, Vinsensia Agustine Kangen)

Lantas kompetensi apa yang harus dimiliki seorang in- house counsel di industri e-commerce? Menurut Vinsensia, selain memiliki pengetahuan dan pemahaman yang dalam terhadap hukum dan peraturan terkait pelaksanaan kegiatan usaha perusahaan e-commerce, seorang in-house counsel juga harus memiliki critical thinking dan analytical thinking yang kuat agar dapat menyelesaikan pertanyaan dan/atau permasalahan hukum terkait dengan pelaksanaan kegiatan usaha perusahaan.

“Dengan adanya dinamika usaha e-commerce yang begitu cepat, maka seorang in-house counsel juga harus gobeyond legal dan willing to wear additional hats. Artinya, kami diharapkan untuk juga memiliki pemahaman dan berpikir layaknya orang bisnis sehingga kita mengerti mengenai bisnis yang dijalankan,” ujarnya.

Selanjutnya, kata Vinsensia, dengan kompetensi tersebut maka in house counsel diharapkan menjadi better risk manager dan problem solver atas setiap kendala yang dialami oleh perusahaan maupun inisiatif bisnis baru yang direncanakan untuk dikembangkan dikemudian hari. Ia juga harus agile atau memiliki kemampuan beradaptasi yang cepat terhadap perubahan-perubahan dalam alur/struktur kegiatan usaha dan inisatif bisnis baru yang akan dikembangkan oleh perusahaan e-commerce.

“Terakhir, digital mindset dalam bentuk pemanfaatan teknologi juga diperlukan untuk mempermudah pelaksanaan pekerjaan sebagai seorang in-house counsel,” tuturnya. (Baca Juga: Aspek-aspek Penting yang Harus Dipahami In House Counsel)

Senior Legal Manager & Compliance Bukalapak, Debora Rosaria, menjelaskan secara general, in house counsel berperan menjaga kelancaran operasional perusahaan berjalan sesuai dengan tujuan perusahaan namun tetap mengedepankan aspek kepatuhan terhadap kebijakan dan regulasi yang berlaku.

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua