Siapa Pemegang Hak Cipta Atas Terjemahan?

Bacaan 6 Menit
Siapa Pemegang Hak Cipta Atas Terjemahan?
Pertanyaan

Sebagai mahasiswa baru, saya belum punya cukup pengetahuan mengenai hukum. Namun, sejak 1990 saya sudah menekuni bisnis perorangan sebagai penerjemah bebas (freelance translator) yang menerjemahkan teks-teks hukum dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia dan sebaliknya. Dalam forum diskusi dengan rekan-rekan penerjemah baik yang di dalam maupun luar negeri, pernah muncul pertanyaan mengenai siapa pemegang hak cipta atas hasil terjemahan. Karena peserta diskusi tidak ada yang berlatarbelakang pendidikan hukum, jawaban yang diberikan belum meyakinkan. Karena itu, saya ingin menanyakan:

  1. Siapa pemegang hak cipta atas hasil terjemahan? Penerjemah, Agensi/Biro Penerjemah, atau Klien?
  2. Bagaimana status hukum hubungan antara Penerjemah dengan Agensi/Biro Penerjemah atau antara Penerjemah dengan Klien? Apakah hubungan hukum itu dapat dikategorikan sebagai hubungan kerja?
  3. Menurut sudut pandang hukum, termasuk kategori apa profesi penerjemah?

Terima kasih.

Intisari Jawaban

Dalam hak cipta dikenal adanya pencipta dan pemegang hak cipta. Kemudian, dalam hak cipta atas terjemahan terdiri dari hak cipta untuk karya asli dan hak cipta untuk terjemahan, di mana masing-masing memiliki ketentuan hak cipta tersendiri.

Di sisi lain, penerjemah yang bekerja di suatu agensi/biro memiliki hubungan kerja dan untuk itu hak cipta atas karya terjemahan dapat dialihkan kepada agensi/biro berdasarkan perjanjian tertulis.

Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.

Punya Masalah Hukum Yang Sedang Dihadapi?
Mulai dari Rp 30.000
Powered By Justika