Jumat, 10 Agustus 2018

Pasal untuk Menjerat Pelaku Penipuan SMS Berhadiah

Pasal untuk Menjerat Pelaku Penipuan SMS Berhadiah

Pertanyaan

Dengan maraknya SMS yang menjanjikan hadiah namun berujung pada penipuan, yaitu korban diminta untuk mengirimkan sejumlah uang kepada pelaku penipuan SMS berhadiah. Dalam hal ini siapa yang harus bertanggung jawab? Apakah pihak operator? Atau bank yang harus bertanggung jawab apabila SMS tersebut menyertakan nama bank sebagai pemberi ‘hadiah’? Terima kasih.

Intisari Jawaban

Pada dasarnya, penyelenggara jaringan (operator seluler) dan Penyelenggara Jasa Penyediaan Konten (dalam konteks pertanyaan Anda adalah bank) wajib melakukan upaya perlindungan Pengguna terhadap penipuan dan kejahatan melalui jaringan telekomunikasi berdasarkan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 9 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Jasa Penyediaan Konten Pada Jaringan Bergerak Seluler.
Yang harus bertanggung jawab atas penipuan yang dilakukan melalui SMS adalah tergantung pelakunya apakah Penyelenggara Jasa Penyediaan Konten (bank) atau sesama Pengguna.
Apabila pelakunya adalah Penyelenggara Jasa Penyediaan Konten (bank), maka Pengguna berhak mengajukan ganti rugi kepada Penyelenggara Jasa Penyediaan Konten (bank) dan/atau penyelenggara jaringan (operator seluler) atas kesalahan dan/atau kelalaian yang dilakukan oleh Penyelenggara Jasa Penyediaan Konten (bank) dan/atau penyelenggara jaringan (operator seluluer) yang menimbulkan kerugian terhadap Pengguna berdasarkan Pasal 34 ayat (1) Permenkominfo 9/2017.
Sementara apabila pelakunya adalah sesama pengguna, dalam kejahatan dengan modus penipuan via SMS, si pengguna seringkali mencatut/menggunakan nama atau mengatasnamakan operator seluler maupun bank tertentu tanpa sepengetahuan atau persetujuan pihak-pihak tersebut. Maka menurut hemat kami kita bisa mengacu pada ketentuan Pasal 378 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.
Penjelasan lebih lanjut dapat Anda simak dalam ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap

Ingin Masalah Anda Segera Tuntas?

Hubungi konsultan hukum profesional dengan biaya terjangkau, pilih durasi dan biaya konsultasi sesuai kebutuhan Anda di sini.

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
MITRA : Bung Pokrol
Abi Jam'an Kurnia mendapatkan gelar sarjana hukum dari Universitas Indonesia pada 2017 dengan mengambil Program Kekhususan IV (Hukum tentang Kegiatan Ekonomi). 
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua