Logo hukumonline
KlinikBeritaHukumonline StreamData PribadiJurnal
Personalisasi
Halo,
Anda,

Segera Upgrade paket berlangganan Anda.
Dapatkan fitur lebih lengkap
Ada pertanyaan? Hubungi Kami
Bahasa
id-flag
en-flag
Keluarga

Cara Mengurus Perbaikan Akta Kelahiran

Cara Mengurus Perbaikan Akta Kelahiran
Cara Mengurus Perbaikan Akta Kelahiran

PERTANYAAN

Saya menyadari adanya kesalahan ketik huruf pada nama dan tanggal lahir di akta kelahiran saya setelah bertahun-tahun, yang menyebabkan perbedaan dengan identitas lainnya. Meskipun akta kelahiran saya telah diganti dengan ijazah, saya ingin memperbaiki akta kelahiran tersebut. Saya ingin bertanya apakah ada cara perbaikan akta kelahiran online? Apa saja syarat perbaikan akta kelahiran? serta berapa biaya perbaikan akta kelahiran?

Daftar Isi

    INTISARI JAWABAN

    ULASAN LENGKAP

    Terima kasih atas pertanyaan Anda.

    Artikel di bawah ini adalah pemutakhiran kedua dari artikel dengan judul Langkah-Langkah Jika Ada Kesalahan Pengetikan di Akta Kelahiran yang dibuat oleh Tri Jata Ayu Pramesti, S.H. dan pertama kali dipublikasikan pada Kamis, 20 Juni 2019, yang pertama kali dimutakhirkan pada 05 Agustus 2022.

    KLINIK TERKAIT

    Seluruh informasi hukum yang ada di Klinik hukumonline.com disiapkan semata – mata untuk tujuan pendidikan dan bersifat umum (lihat Pernyataan Penyangkalan selengkapnya). Untuk mendapatkan nasihat hukum spesifik terhadap kasus Anda, konsultasikan langsung dengan Konsultan Mitra Justika.

    Sesuai pertanyaan Anda, kami garis bawahi bahwa terdapat kesalahan pada akta kelahiran pada nama dan tanggal lahir yang mengakibatkan perbedaan tulisan nama dan tanggal lahir di akta kelahiran dan identitas Anda. Berdasarkan hal tersebut, kami simpulkan Anda bukan hendak melakukan perubahan yang signifikan, melainkan hanya ingin membetulkan kesalahan pengetikan.

    Belajar Hukum Secara Online dari Pengajar Berkompeten Dengan Biaya Terjangkau

    Mulai DariRp. 149.000

    Pertama-tama, perlu diketahui bahwa setiap kelahiran wajib dilaporkan oleh penduduk kepada instansi pelaksana setempat paling lambat 60 hari sejak kelahiran. Berdasarkan laporan tersebut, pejabat pencatatan sipil mencatat pada register akta kelahiran dan menerbitkan kutipan akta kelahiran sesuai Pasal 27 UU 24/2013.

    Oleh karena itu, dapat diketahui bahwa akta kelahiran yang dimiliki oleh seorang penduduk warga negara Indonesia hanyalah kutipan dari akta kelahiran yang ada di pejabat pencatatan kelahiran.

    Selanjutnya, kutipan akta kelahiran tersebut merupakan salah satu kutipan akta pencatatan sipil yang dimaksud dalam Pasal 68 ayat (1) huruf a UU 24/2013 yang memuat:[1]

    1. jenis peristiwa penting;
    2. NIK dan status kewarganegaraan;
    3. nama orang yang mengalami peristiwa penting;
    4. tempat dan tanggal peristiwa;
    5. tempat dan tanggal dikeluarkannya akta;
    6. nama dan tanda tangan pejabat yang berwenang; dan
    7. pernyataan kesesuaian kutipan tersebut dengan data yang terdapat dalam register akta pencatatan sipil.

    Kemudian, terkait pertanyaan mengenai perbaikan akta kelahiran, Anda menyebutkan adanya kesalahan ketik pada nama dan tanggal lahir. Maka karena itu, Anda dapat mengajukan permohonan pembetulan pada akta pencatatan sipil sesuai dengan ketentuan berikut:[2]

    1. pembetulan akta pencatatan sipil hanya dilakukan untuk akta yang mengalami kesalahan tulis redaksional;
    2. pembetulan akta pencatatan sipil sebagaimana dimaksud dilaksanakan dengan atau tanpa permohonan dari orang yang menjadi subjek akta;
    3. pembetulan akta pencatatan sipil sebagaimana dimaksud dilakukan oleh pejabat pencatatan sipil sesuai dengan kewenangannya.

    Adapun yang dimaksud dengan "kesalahan tulis redaksional", misalnya kesalahan penulisan huruf dan/atau angka.[3]

    Cara Mengurus Perbaikan Akta Kelahiran

    Lebih lanjut, mengenai perbaikan akta kelahiran ini, Pasal 59 Perpres 96/2018 menjelaskan sebagai berikut.[4]

    1. Pembetulan akta pencatatan sipil dilakukan pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (“Disdukcapil”) atau unit pelayanan terpadu (“UPT”) Disdukcapil kabupaten/kota atau perwakilan Republik Indonesia sesuai domisili dengan atau tanpa permohonan dari subjek akta.
    2. Dalam hal pembetulan akta pencatatan sipil sebagaimana dimaksud diajukan oleh subjek akta harus memenuhi persyaratan:
    1. dokumen autentik yang menjadi persyaratan pembuatan akta pencatatan sipil; dan
    2. kutipan akta pencatatan sipil di mana terdapat kesalahan tulis redaksional.

    Berdasarkan ketentuan tersebut, terkait perbaikan akta kelahiran, maka kesalahan ketik pada akta kelahiran tersebut dapat dilakukan pembetulan pada Disdukcapil kabupaten/kota atau UPT Disdukcapil kabupaten/kota atau perwakilan Republik Indonesia sesuai domisili dengan atau tanpa permohonan dari subjek akta.

    Persyaratan Perbaikan Akta Kelahiran

    Menjawab pertanyaan Anda selanjutnya mengenai persyaratan perbaikan akta kelahiran, kami mengambil contoh dari Perbaikan Akta Kelahiran yang kami akses dari laman resmi Pengadilan Negeri Depok, syarat untuk mengajukan perbaikan akta kelahiran yaitu:

    1. membuat surat permohonan yang ditujukan kepada Ketua Pengadilan Negeri Depok;
    2. fotokopi Kartu Tanda Penduduk pemohon;
    3. fotokopi Kartu Keluarga pemohon;
    4. fotokopi Akte Kelahiran yang salah;
    5. fotokopi Ijazah Sekolah Dasar s/d pendidikan terakhir;
    6. fotokopi buku nikah orang tua.

    Dengan catatan, seluruh dokumen asli wajib dibawa. Kemudian setiap syarat dan surat permohonan harus ditempel materai Rp10.000, ditandatangani, difotokopi 3 rangkap, dan file ketikannya disimpan dalam CD atau flashdisk.

    Kemudian, Anda juga menanyakan cara perbaikan akta kelahiran online. Berdasarkan informasi yang kami akses dari laman resmi Layanan Online Dukcapil Jakarta, terdapat layanan online terkait akta kelahiran yang dapat Anda akses melalui aplikasi resmi pemerintah bernama Alpukat Betawi (Akses Langsung Pelayanan Dokumen Kependudukan Cepat dan Akurat).

    Lantas berapa biaya perbaikan akta kelahiran?

    Sepanjang penelusuran kami, Pasal 79A UU 24/2013 menegaskan bahwa pengurusan dan penerbitan dokumen kependudukan tidak dipungut biaya. Adapun yang dimaksud dengan “pengurusan dan penerbitan” meliputi penerbitan baru, penggantian akibat rusak atau hilang, pembetulan akibat salah tulis, dan/atau akibat perubahan elemen data.[5]

    Selain itu, setiap pejabat dan petugas pada desa/kelurahan, kecamatan, UPT instansi pelaksana dan instansi pelaksana yang memerintahkan dan/atau memfasilitasi dan/atau melakukan pungutan biaya kepada penduduk dalam pengurusan dan penerbitan dokumen kependudukan sesuai Pasal 79A dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 tahun dan/atau denda paling banyak Rp75 juta.

    Berdasarkan ketentuan tersebut, karena Anda hanya ingin melakukan pembetulan akta kelahiran karena salah ketik atau salah tulis, maka menurut hemat kami Anda tidak dikenakan biaya apapun. Bahkan, jika pejabat terkait memungut biaya dalam proses pengurusan dan penerbitan dokumen terkait, pejabat yang bersangkutan dapat dikenakan sanksi sebagaimana telah disebutkan di atas.

    Namun, Tri Jata Ayu Pramesti (penulis sebelumnya) mengingatkan bahwa pada praktiknya, Anda juga harus bertanya pada Disdukcapil setempat. Biasanya jika sudah sampai bertahun-tahun, dan tidak ada dokumen pendukungnya, maka perubahan atau perbaikan akta kelahiran harus dilakukan dengan penetapan pengadilan yang tentunya akan dikenakan biaya panjar perkara. Setelah ada penetapan pengadilan kemudian akta kelahiran dibetulkan di Disdukcapil setempat. Jika ada dokumen pendukung seperti ijazah, maka akan diputuskan oleh pejabat pencatatan sipil apakah perlu penetapan pengadilan atau tidak.

    Demikian jawaban dari kami, semoga bermanfaat.

    Dasar Hukum:

    1. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan;
    2. Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan;
    3. Peraturan Presiden Nomor 96 Tahun 2018 tentang Persyaratan dan Tata Cara Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil.

    Referensi:

    1. Perbaikan Akta Kelahiran, yang diakses pada tanggal 24 April 2025, pukul 14.34 WIB;
    2. Layanan Online Dukcapil, yang diakses pada tanggal 24 April 2025, pukul 14.49 WIB.

    [1] Pasal 68 ayat (2) Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan (“ UU 24/2013”)

    [2] Pasal 71 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan(“UU Adminduk”)

    [3] Penjelasan Pasal 70 ayat (1) UU Adminduk

    [4] Pasal 59 Peraturan Presiden Nomor 96 Tahun 2018 tentang Persyaratan dan Tata Cara Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil

    [5] Penjelasan Pasal 79A UU 24/2013

    TAGS