Rabu, 12 Juni 2019

Mengemudikan Angkutan Umum Tanpa Memiliki SIM

Mengemudikan Angkutan Umum Tanpa Memiliki SIM

Pertanyaan

Akhir akhir ini di YouTube sedang viral perseteruan antara mantan pesulap dengan pilot terkenal. hingga muncul pembatalan lisensi terbang pilot tersebut. Kemudian bermunculan opini-opini di dunia maya. Sedikit mengulik tentang isi salah satu pasal dalam surat pembatalan lisensi terbang terhadap pilot tersebut. Yaitu tertulis sebagai salah satu kesalahan ialah memberikan kemudi pesawat kepada orang lain yang tidak berkepentingan/bukan pilot. Yang ingin saya tanyakan jika seorang sopir angkutan umum yang sedang membawa penumpang kemudian di perjalanan memberikan kemudi kepada orang lain siapa pun itu, yang tidak memiliki SIM khusus, atau bahkan tidak memiliki SIM jenis apapun, meskipun orang lain tersebut memiliki kemampuan untuk mengemudi. Apakah hal tersebut melanggar peraturan? Kemudian di undang-undang yang mana dia melanggar? Apakah bisa dikenai sanksi? Sanksi apa saja yang bisa di jatuhkan?

Intisari Jawaban

Orang yang mengemudi kendaraan bermotor umum yang tidak mempunyai Surat Izin Mengemudi ("SIM") yang diperuntukkan untuk kendaraan bermotor umum dapat dipidana dengan pidana kurungan paling lama 4 bulan atau denda paling banyak Rp 1 juta.
 
Lantas bagaimana tanggung jawab sopir angkutan umum (yang memiliki SIM untuk kendaraan bermotor umum) dan juga perusahaan angkutan umum? Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap

Ingin Masalah Anda Segera Tuntas?

Percayakan masalah hukum Anda ke ahlinya. Hubungi konsultan hukum profesional, hanya Rp299.000,- per 30 menit.

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
MITRA : Bung Pokrol
Abi Jam'an Kurnia mendapatkan gelar sarjana hukum dari Universitas Indonesia pada 2017 dengan mengambil Program Kekhususan IV (Hukum tentang Kegiatan Ekonomi). 
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua