Jumat, 02 Agustus 2019

Iktikad Baik dalam Pengangkatan Anak

Iktikad Baik dalam Pengangkatan Anak

Pertanyaan

Jadi saya belum menikah dan sudah punya anak. Anak saya diadopsi pasangan suami istri (pasutri) yang belum punya anak selama 5 tahun. Awalnya mereka terlihat beriktikad baik. Tidak ada indikasi pemutusan hubungan dan lainnya. Sudah ada wacana dari mereka mau membawa ke pengadilan untuk proses permohonan adopsi. Tapi sampai 7 bulan ini belum ada kabar lagi dari mereka. Makin lama mereka banyak bertingkah dan sering sekali memutuskan komunikasi dengan block WhatsApp. Balas chat tunggu 3-4 hari. Mereka juga pernah foto rumah saya dan mengancam memberitahu keluarga soal anak saya (tanpa saya karena saya sedang diluar kota). Lalu saya minta anak saya kembali tetapi diancam mau dilaporkan ke polisi. Setelah itu saya gak mau cari ribut. Saya hanya minta video anak, itu pun sangat susah. Terakhir saya minta untuk bertemu anak, saya malah saya dihina dan dibilang tidak punya hak. Mau bertemu anak harus menunggu izin mereka dulu kapan boleh bertemu. Kira-kira hukum apa saja yang bisa dikenakan kepada saya dan pasutri tersebut ? Bukti-bukti melalui chat sudah banyak saya kumpulkan dan saya berencana mau melanjutkan ini ke ranah hukum karena tidak mau anak saya dirawat orang seperti mereka.

Intisari Jawaban

Pengangkatan anak adalah suatu perbuatan hukum yang mengalihkan seorang anak dari lingkungan kekuasaan orang tua, wali yang sah, atau orang lain yang bertanggung jawab atas perawatan, pendidikan dan membesarkan anak tersebut, ke dalam lingkungan keluarga orang tua angkat.
 
Sebenarnya ada persesuaian pendapat antara orang tua biologis dengan calon orang tua angkat. Sehingga, cukup melanjutkan iktikad baik saja karena antara ibu dengan pasangan suami istri itu sama-sama memiliki kepentingan yang sama.
 
Lantas sanksi apa yang dapat diterapkan kepada ibu dan pasangan suami istri dalam kasus Anda? Penjelasan lebih lanjut silakan klik ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua