Dapatkah Konsumen Video Call Sex Dipidana?

Bacaan 8 Menit
Dapatkah Konsumen <i>Video Call Sex</i> Dipidana?
Pertanyaan
Apakah ada hukum pidana untuk orang yang menggunakan jasa VCS? Saya tertipu oleh seorang penyedia layanan VCS via transfer antarrekening. Misalkan saya melapor ke pihak bank/polisi, apakah saya ikut terjerat karena sudah pernah menggunakan jasa VCS?
Intisari Jawaban

Pada dasarnya, konsumen Video Call Sex (“VCS”) tidak dapat dijerat pidana berdasarkan Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi (“UU Pornografi”). Namun demikian, si penyedia jasa VCS masih dapat dijerat dengan Pasal 4 ayat (2) UU Pornografi.

Di sisi lain, harus diingat bahwa dalam VCS terjadi komunikasi dua arah antara konsumen dan penyedia jasa VCS. Dengan kata lain, yang mentransmisikan konten asusila bukan hanya penyedia jasa VCS, melainkan konsumennya juga, dengan penyedia jasa VCS sebagai penerimanya.

Dengan demikian, konsumen VCS berpotensi dipidana berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan perubahannya.

Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.