Rabu, 10 Juni 2020

Langkah Hukum Jika Perjanjian Lisan Dibatalkan Sepihak

Langkah Hukum Jika Perjanjian Lisan Dibatalkan Sepihak

Pertanyaan

Ada perjanjian kerja sama antara A dan B tentang pengelolaan properti A oleh B yang berlaku selama 2 tahun. Karena COVID-19, peminatan terhadap hunian properti diprediksikan turun, sehingga akan dibuat kontrak tidak tertulis sementara selama 2 bulan. Setelah itu, secara sepihak dan tanpa negosiasi, B menekan agar membatalkan perjanjian terdahulu dan membentuk perjanjian baru untuk 2 tahun yang merugikan dan merusak harga jual properti A. Alasannya selalu COVID-19, padahal bidang usaha perhotelan tidak dilarang saat ini. Sebenarnya hal ini dilakukan karena kompetitor berkurang dan hendak menekan properti tanpa mengindahkan perjanjian sebelumnya. Bahkan, perjanjian sebelumnya entah ditanda tangan atau tidak oleh pihak B. Pihak B juga menjadikan alasan "perusahaan sedang tidak sehat", sedangkan bila dikonfirmasi kembali, perusahaan menyatakan relatif aman, bahkan semakin membaik karena hilang kompetitor dan jumlah klien meningkat. Apakah dengan menjadikan adanya COVID-19, mengancam properti, dan rangkaian kebohongan lainnya oleh pihak B sebagai pembenaran pengakhiran sepihak, dapat dikatakan sebagai penipuan?

Intisari Jawaban

Suatu perjanjian yang dibuat secara tidak tertulis/lisan tidak mengurangi keabsahan perjanjian dan perjanjian itu tetap sah dan mengikat secara hukum bagi para pihak.
 
Pada dasarnya, pembatalan perjanjian harus dimintakan ke pengadilan. Adapun karena pembatalan perjanjian tersebut, Anda berhak menerima penggantian biaya, kerugian dan bunga.
 
Kemudian, pembatalan perjanjian secara sepihak dapat dianggap sebagai perbuatan melawan hukum.
 
Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
MITRA : Si Pokrol
Bernadetha Aurelia Oktavira mendapatkan gelar Sarjana Hukum dari Universitas Sebelas Maret pada tahun 2019 dengan peminatan Hukum Perdata.
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua