Hukumnya Jika Pewaris Sepakat untuk Tidak Memberikan Tanah ke Ahli Warisnya

Bacaan 6 Menit
Hukumnya Jika Pewaris Sepakat untuk Tidak Memberikan Tanah ke Ahli Warisnya
Pertanyaan

Kakek saya mempunyai sebidang tanah, setelah kakek saya meninggal dunia tanah tersebut diwariskan kepada ibu saya dan 2 saudarinya. Kebetulan anak kakek saya perempuan semua termasuk ibu saya, kemudian mereka bertiga membuat surat kesepakatan bahwa tanah tersebut tidak berhak diganggu gugat oleh suami maupun anak-anak mereka. Beberapa tahun kemudian, 2 saudari ibu saya ini meninggal, kemudian karena alasan sudah tidak mampu merawat tanah tersebut, ibu saya menjual tanah warisan tadi. Lalu, salah satu anak dari tante saya menggugat ibu saya dengan alasan menjual tanah warisan miliknya, padahal ibu saya punya dasar karena ada kesepakatan antara dia dan almarhumah saudarinya bahwa suami dan anak-anak mereka tidak boleh mengganggu gugat warisan tersebut. Yang ingin saya tanyakan, bagaimana kedudukan surat kesepakatan tersebut? Apakah sepupu saya yang menggugat ibu saya atas tanah tersebut masih mempunyai hak dengan adanya surat kesepakatan yang di buat oleh ibu saya dan saudari-saudarinya? Terima kasih.

Intisari Jawaban

Pada dasarnya, ketiga putri Kakek Anda sebagai ahli waris telah memiliki hak sepenuhnya atas harta yang telah menjadi milik mereka selaku ahli waris dan memiliki kebebasan melakukan apa pun terhadap harta yang telah menjadi miliknya. Termasuk jika ketiganya menuangkan dalam surat kesepakatan bahwa harta yang menjadi hak warisan mereka bertiga tersebut tidak berhak diganggu gugat oleh suami maupun anak-anak mereka. Akan tetapi perlu diingat bahwa kesepakatan ini hanya berlaku sementara saja, yaitu hanya selama ketiga ahli waris tersebut masih hidup.

Mengapa demikian?

Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.