Rabu, 14 November 2012
Dibaca: 279860
Pertanyaan :
Apakah Cuti Bersama Mengurangi Cuti Tahunan?
Saya bekerja di perusahaan pribadi. Saya bekerja di sini hanya mendapatkan hak cuti tahunan sebanyak 10 hari, sedangkan ketentuan yang berlaku mengenai cuti tahunan adalah 12 hari, bagaimana dengan hal tersebut? Apakah ada ketentuan/peraturan tentang cuti bersama dipotong cuti tahunan? Terima kasih.
Jawaban :

Menurut ketentuan Pasal 79 ayat (1) UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan (“UUK”), pengusaha wajib memberi waktu istirahat dan cuti kepada pekerja/buruh. Cuti tahunan sebagai salah satu cuti yang menjadi hak setiap pekerja diatur dalam Pasal 79 ayat (2) huruf c UUK yang berbunyi:

Cuti tahunan, sekurang kurangnya 12 (dua belas) hari kerja setelah pekerja/buruh yang bersangkutan bekerja selama 12 (dua belas) bulan secara terus menerus.”

 

Berdasarkan ketentuan tersebut, pengusaha wajib memberikan waktu cuti tahunan kepada pekerja sekurang-kurangnya 12 hari kerja setelah pekerja itu bekerja selama 12 bulan (satu tahun) secara terus menerus. Dengan demikian, menurut UUK hak cuti tahunan Anda adalah 12 hari kerja dalam satu tahun, dan bukan 10 hari kerja.

 

Sedangkan, pertanyaan Anda selanjutnya adalah mengenai apakah cuti bersama mengurangi cuti tahunan. Sebelumnya, perlu kami jelaskan bahwa pelaksanaan cuti bersama pada sektor swasta mengacu pada Surat Edaran Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor SE.302/MEN/SJ-HK/XII/2010 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Cuti Bersama di Sektor Swasta Tahun 2011 (“SE Menakertrans”).

 

Di dalam SE-Menakertrans tersebut dijelaskan sebagai berikut:

1.    Cuti bersama merupakan bagian dari pelaksanaan cuti tahunan yang dilakukan secara bersama-sama.

2.    Pelaksanaan cuti bersama bersifat fakultatif/pilihan yang dikaitkan dengan cuti tahunan pekerja/buruh sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 1954 tentang Penetapan Peraturan Istirahat Buruh.

3.    Pekerja/buruh yang bekerja pada hari-hari cuti bersama sesuai SKB, hak cuti tahunannya tidak berkurang dan kepadanya dibayarkan upah seperti hari kerja biasa.

4.    Pekerja/buruh yang melaksanakan cuti pada hari-hari cuti bersama sesuai SKB, hak cuti yang diambilnya diperhitungkan dengan dan mengurangi hak cuti tahunan pekerja/buruh yang bersangkutan.

5.    Cuti bersama bersifat fakultatif/pilihan dan pelaksanaannya diatur berdasarkan kesepakatan antara pengusaha dengan pekerja/buruh dan/atau serikat pekerja/serikat buruh sesuai dengan kondisi dan kebutuhan operasional perusahaan.

 

Di dalam butir 1 SE Menakertrans tersebut dengan tegas dinyatakan cuti bersama merupakan bagian dari pelaksanaan cuti tahunan. Karena itu, cuti bersama akan mengurangi jatah cuti tahunan pekerja. Penjelasan lebih detail soal cuti bersama dapat Anda simak dalam artikel Cuti Massal Karyawan (Cuti Bersama).

 

Demikian jawaban kami, semoga bermanfaat.

 

Dasar hukum:

Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
PENJAWAB : Amrie Hakim, S.H.
MITRA : Bung Pokrol
Amrie Hakim menyelesaikan program S1 di Fakultas Hukum Universitas Indonesia pada 2000. Pada tahun itu juga dia bergabung dengan hukumonline.com sebagai peneliti, kemudian menjadi jurnalis sampai dengan 2005. Setelah beberapa tahun bekerja di tempat lain, pada 2008 Amrie kembali berkarya di hukumonline.com sebagai Pengelola dan Editor Klinik Hukum. Saat ini, Amrie menjabat sebagai News & Content Director.   Di saat senggang dia mengisi waktunya dengan membaca, menonton film, menulis, dan bersantai bersama keluarga. Amrie menggemari novel-novel hukum dan kriminal.   Follow Amrie di twitter: @amriehakim