Agus Condro Beberkan ‘Rahasia Dapur’ Partai
Berita

Agus Condro Beberkan ‘Rahasia Dapur’ Partai

Mulai dari keakraban Panda dengan Miranda, penempatan anggota DPR yang tak sesuai kompetensi hingga penggunaan traveller cheque untuk kepentingan partai.

Inu
Bacaan 2 Menit

 

Kala itu ditanyakan penyidik, apakah dirinya menerima Rp250 juta dari Hamka Yandhu. Namun, dia mengakui dirinya malah menerima Rp500 juta dari Dudhie Makmun Murod.

 

Kemudian TC BII dicairkan untuk membeli dua mobil serta untuk investasi. “Namun investasi tersebut gagal. Sehingga untuk mengembalikan menunggu apartemen di Teluk Intan laku terjual,” paparnya.

 

Selain Agus, rekan sesama Komisi IX, Max Moein mengaku menerima 10 amplop TC BII di ruang komisi. “Diberikan oleh seseorang suruhan Dudhie,” tandasnya.

 

Masih seperti pengakuan beberapa penerima TC dari fraksi sama yang menyatakan TC BII diuangkan untuk kepentingan kampanye partai berlambang kepala banteng berhidung putih itu.

 

Dia uraikan, dirinya tidak tahu ada pengarahan dari pimpinan fraksi untuk memilih Miranda sebagai Deputi Gubernur Senior BI. “Tapi, karena ada perintah partai, dan kecakapan Miranda, kami pilih dia,” ujar Max Moein.

 

Kemudian, Max menguangkan TC BII untuk melaksanakan perintah partai guna memenangkan pasangan calon presiden Megawati-Hasyim Muzadi di daerah asal pemilihannya, Kalimantan Barat.

 

Diantaranya, urai Max, Rp100 juta untuk kampanye Megawati-Hasyim di Kalbar. Kemudian jumlah sama untuk pertemuan Kwik Kian Gie untuk berdialog dengan pengusaha Tionghoa di Pontianak. “Kesemuanya saat kampanye Pemilu 2004,” terangnya.

Tags:
Hukumonline Newsroom

Kami Hadir di Instagram

Dapatkan kabar berita pilihan melalui feeds Instagram Hukumonline Newsroom

2026 Hak Cipta Milik Hukumonline.com
Cookies Info