Menjadi praktisi hukum, khususnya lawyer di tengah perkembangan teknologi tidak lagi cukup hanya dengan menguasai teori hukum. Perubahan cara berhukum membuat calon profesional hukum perlu memiliki kemampuan untuk membaca informasi, menguji kebenaran, serta memadukan pengetahuan dengan kemampuan beradaptasi.
Untuk itu, Hukumonline menghadirkan AIlex Classroom – Praktisi Mengajar di Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang (FH Unnes) bertajuk ‘Masuk Kelas, Lulus Tancap Gas: Tips Jadi Lawyer Keren di Era Modern’, Rabu (9/9/2026). Forum tersebut mempertemukan mahasiswa dengan praktisi yang merupakan Managing Partner Law Firm DA & Co, Denny Ardiansyah guna berbagi pengalaman bekerja di industri dengan adanya transformasi teknologi seperti kecerdasan artifisial (AI).
Dekan FH Unnes, Prof Ali Masyhar Mursyid menyambut baik kehadiran AIlex Classroom yang senantiasa relevan untuk memperbaharui pengetahuan mahasiswa dalam menghadapi era baru. Apalagi, perubahan dalam cara berhukum turut menuntut pendidikan hukum untuk menyesuaikan cara pembelajaran agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.
“Kita memang memasuki era baru, gelombang baru, peradaban baru, dan cara berhukum yang baru,” ujar Prof Ali saat memberikan sambutan.
Baca juga:
- Pengetahuan Akademik dan Pengalaman Praktis Bertemu, AIlex Classroom Hadir di FH Universitas Trisakti
- AIlex Hukumonline Dilirik Pustekinfo DPR untuk Bantu Riset dan Analisis Hukum

Peserta saat mengikuti acara AIlex Classroom - Praktisi Mengajar "Masuk Kelas, Lulus Tancap Gas: Tips Jadi Lawyers Keren di Era Modern" di Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang, Jawa Tengah, Rabu (9/9/2026). Fotografer / Hilman Fathurrahman Wicaksana
Menurutnya, perubahan cara berhukum juga berkaitan dengan semakin derasnya arus informasi. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri karena kebenaran dan ketidakbenaran dapat bercampur sehingga semakin sulit dibedakan. Misalnya fenomena post-truth, ketika suatu informasi yang terus disampaikan dan diulang dapat diterima sebagai sebuah kebenaran. Kondisi tersebut semakin mudah terjadi melalui berbagai platform media sosial.
















