Akademisi hukum tata negara Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM), Zainal Arifin Mochtar mengenang kebersamaannya dengan Mustafa, yang akrab disapa ‘Tope’. Ia ingat betul saat bersama-sama meraih beasiswa Fulbright ke Northwestern University, Chicago.
“Kami bertiga, juga dengan Bhatara Ibnu Reza, lulus beasiswa Fulbright di tahun yang sama. Saya bahkan sempat sekamar dengan ‘Tope’ selama lebih dari sebulan, berbagi cerita, tawa, hingga kegundahan tentang negeri ini,” tulis Zainal seperti dikutip pada media sosialnya, Senin (3/3/2025).
Ia juga menuliskan bahwa mereka sempat berencana menjenguk Mustafa sebelum akhirnya mendengar kabar duka. “Selamat jalan Bang Tope’, saya jadi saksi kalau kamu orang yang baik,” tambahnya.
Dosen FHUI Titi Anggraini juga mengenang sosok Mustafa Fakhri sebagai senior yang inspiratif. Setelah sekian lama tak berinteraksi karena kariernya di Non-Governmental Organization (NGO), Titi kembali bertemu Mustafa saat mulai mengajar di FHUI pada 2022.
“Di tengah kondisinya yang sakit, beliau tidak banyak berubah,” tulis Titi di media sosialnya.
Ia melanjutkan, mendiang adalah Ketua Senat Mahasiswa yang merupakan figur yang populer di antara mahasiswa lainnya. Tapi sepanjang ingatan Titi, almarhum tidak pernah membonceng nama besar orang tuanya.
“Pribadi kalem dan tegas, gak banyak omong,” kenangnya.
Titi terakhir bertemu Mustafa pada 12 Oktober 2024 dalam sebuah acara pernikahan seorang kolega. Kini, kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi banyak orang yang mengenalnya.
“Hari ini, 3 Maret 2025, pukul 03.30 WIB, Bang Tope berpulang ke Rahmatullah. Selamat jalan Bang Tope. Orang baik. Insya Allah engkau husnul khotimah,” tulisnya.
















