Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini menambahkan, penyelenggaraan balapan motor internasional, seperti Formula 1, terbukti mampu mendatangkan pemasukan negara sangat besar. Pendapatan Singapura sejak pertama menggelar Formula 1 pada tahun 2018, telah mencapai 168 juta dollar Singapura. Setiap tahunnya Singapura rata-rata mendapat 140 juta hingga 150 juta dolar Singapura dari penyelenggaraan Formula 1. Sementara, Kota Baku, ibu kota Azerbaijan, mendapatkan pemasukan mencapai 506 juta dolar AS selama empat tahun menyelenggarakan Formula 1.
"Animo masyarakat Indonesia menyaksikan balap Formula 1 juga sangat besar. Singapore Tourism Board (STB) menargetkan sedikitnya 5.000 penonton dari Indonesia datang menonton setiap balapan Formula 1 di Singapura. Sementara, jumlah penonton Formula 1 di Sirkuit Sepang Malaysia mencapai 6.000 dari sekitar 130 ribu penonton yang datang," pungkas Bamsoet.
















