Beradaptasi dengan Teknologi, Syarat Multak bagi Lawyer Wanita
Hukumonline's NeXGen Lawyers 2023

Beradaptasi dengan Teknologi, Syarat Multak bagi Lawyer Wanita

Rizky pun diharapkan dapat terus mengembangkan dirinya, baik dalam tugas-tugas yangberhubungan dengan pekerjaan maupun hal-hal lain pada kehidupannya termasuk belajar menggunakan teknologi informasi yang terus berkembang, agar siap bersaing dan menjadi inspirasi bagi wanita-wanita muda Indonesia dalam mengembangkan diri dan karirnya.

Tim Hukumonline
Bacaan 3 Menit

Rizky pun menyadari bahwa perkembangan teknologi juga menuntut seorang lawyer untuk  menguasai berbagai macam bisnis klien yang berbasis teknologi. Tanpa pemahaman yang  mumpuni mengenai cara kerja bisnis klien berbasis teknologi tersebut, akan  sulit bagi para lawyer untuk dapat memberikan solusi yang tepat. 

Lawyer juga harus paham dengan istilah-istilah di bidang teknologi, agar dapat menguasai materi dan diskusi yang dilakukan dengan klien. Seringkali, legislasi tertinggal dari perkembangan teknologi. Sementara itu, solusi-solusi hukum yang ditawarkan harus berdasarkan industry best practice. 

Semenjak memulai kariernya hingga bekerja di Rosetini & Partners saat ini, Rizky mendapat  kesempatan bekerja sama dengan para lawyer senior maupun lawyer sepantarannya. Bersama mereka semua, ia merasa termotivasi dan dapat mengembangkan dirinya. 

Dengan berbekal latar belakang  pendidikannya, Rizky terbentuk menjadi lawyer muda yang berdedikasi dan selalu berkeinginan untuk berkembang menjadi lebih baik. Hal tersebut terlihat dari kemauan dan kegigihan Rizky untuk menyelesaikan berbagai macam jenis pekerjaan, bahkan untuk  pekerjaan litigasi sekalipun, yang terbilang baru baginya.

Rizky sangat terinspirasi dari para lawyer wanita senior yang ia temui selama ini. Mereka membuktikan bahwa wanita dapat menempuh jalan untuk berkarier sebagai lawyer kompeten dan bersaing di dunia hukum yang dianggap sebagai men’s world. Wanita-wanita  inspiratif ini adalah bukti nyata bahwa beradaptasi dengan teknologi, baik dari segi  pemanfaatan maupun dari segi pengetahuan terkait bidang teknologi, merupakan suatu penyeimbang dalam menghadapi bias gender tersebut. 

Sebagai lawyer muda wanita, Rizky menyadari bahwa tantangan di era ini tidak mudah dan  masih ada banyak hal yang harus dipelajari serta diperbaiki agar bisa kompeten. Namun, dengan semua fasilitas teknologi yang berkembang pesat dan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesetaraan gender, ia pun percaya bahwa lawyer wanita mampu bertahan dan berjaya dalam private practice industry. 

Kuncinya adalah terus  belajar dan membuka wawasan, termasuk dalam mengikuti perkembangan dan  memanfaatkan teknologi sehingga bisa selalu siap bersaing.

Halaman Selanjutnya:
Tags:
Hukumonline Newsroom

Kami Hadir di Instagram

Dapatkan kabar berita pilihan melalui feeds Instagram Hukumonline Newsroom

2026 Hak Cipta Milik Hukumonline.com
Cookies Info