Indonesia menyimpan potensi yang besar untuk pertumbuhan ekonomi. Namun potensi ini tidak akan berkembang tanpa adanya aksesibilitas digital. Untuk meningkatkan aksesibilitas digital untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital tersebut, maka langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memastikan kesiapan infrastruktur digital, mulai dari kabel serat optik di darat maupun bawah laut, satelit pusat data, hingga infrastruktur komputasi awan.
“Indonesia masih menghadapi masalah aksesibilitas pada konektivitas internet. Tanpa aksesibilitas untuk semua segmen masyarakat, transformasi digital hanya akan memperlebar kesenjangan digital yang meninggalkan mereka yang paling rentan. Akses internet yang tidak merata telah menjadi tantangan mendasar dalam transformasi digital Indonesia,” terang Trissia.
Trissia melanjutkan, diperlukan upaya nyata dari pemerintah untuk meminimalkan, bahkan, menghilangkan ketimpangan akses pada teknologi informasi dan komunikasi (digital divide) antar daerah di Indonesia. Ketimpangan akses teknologi informasi dan komunikasi dapat menjadi hambatan dalam meningkatkan kualitas kesejahteraan masyarakat, terutama pada daerah-daerah yang tidak terjangkau akses internet.
Senada dengan Firman, Direktur Penataan Sumber Daya Dirjen Pengelolaan Spektrum dan Standardisasi Pos dan TIK Kementerian Komunikasi dan Informatika Denny Setiawan menyebut pembangunan infrastruktur digital perlu menjadi prioritas, seraya menambahkan pentingnya peran kemitraan dari seluruh pihak dalam hal ini.
Denny menambahkan konsep infrastructure sharing bisa dijadikan pilihan untuk menciptakan efisiensi. Pendekatan yang bisa dilakukan untuk memperlancar kemitraan adalah dengan konsep punishment-reward. Walaupun begitu, ide out-of-the-box juga menentukan keberhasilan kemitraan ini.
Peran investasi juga sentral dalam pembangunan infrastruktur. Dibutuhkan pemetaan prioritas dalam pembangunan infrastruktur dan identifikasi pada proses tersebut.
“Peraturan yang ada saat ini sudah lebih membantu. Tapi masih butuh sosialisasi lebih lanjut,” tandasnya.
















