Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) merupakan transformasi dari program Merdeka Belajar dalam perguruan tinggi. Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI No. 48 Tahun 2022 tentang Penerimaan Mahasiswa Baru Program Diploma dan Sarjana pada PTN menyatakan bahwa transformasi pendidikan tinggi di Indonesia yang sekarang bertujuan untuk membentuk lulusan yang memiliki kompetensi multidisiplin dan memiliki dasar yang kuat terhadap disiplin ilmu utama setiap program studinya.
Arah kebijakan transformasi pendidikan tinggi ini, diimplementasikan dalam mekanisme penerimaan mahasiswa baru pada perguruan tinggi negeri secara nasional dan mandiri yang sejalan dengan semangat merdeka belajar guna mendorong peningkatan dan perbaikan mutu pendidikan pada jenjang sebelumnya.
SNBP menggantikan SNMPTN, pada jalur ini calon mahasiswa ditekankan memiliki kompetensi yang holistik dan lintas disipliner. Hal ini dikarenakan untuk sukses di masa depan, diperlukan berbagai kompetensi, seperti seorang pengacara harus memiliki ilmu dasar tentang hukum tetapi di sisi lain perlu memiliki ilmu komunikasi yang jadi pembeda.
Pada program SNBP, terdapat tiga aspek penilaiannya yaitu minimal 50% rata-rata nilai rapor seluruh mata pelajaran, 50% nilai mata pelajaran pendukung, dan portfolio. Mata pelajaran pendukung merupakan komponen penggali minat bakat.
Mata pelajaran pendukung adalah pelajaran yang berhubungan dengan jurusan yang akan dituju. Untuk pemilih jurusan Ilmu Hukum, maka mata pelajaran pendukungnya adalah Sosiologi dan PPKn.
Mata pelajaran pendukung sosiologi dan atau Pendidikan Pancasila berlaku untuk semua siswa dengan Kurikulum Merdeka sedangkan mata pelajaran PPKn untuk siswa IPA dan Bahasa, serta mata pelajaran PPKn dan atau Sosiologi untuk siswa IPS dengan Kurikulum 2013.
Mata pelajaran pendukung ini ditentukan berfungsi untuk membantu calon mahasiswa bisa beradaptasi dengan pembelajaran di perguruan tinggi. Sementara itu, untuk seleksi SNBP 2023 mata pelajaran pendukung merupakan komponen penggali minat bakat.
Dari tiga aspek yang menjadi syarat SNBP, komposisi persentase komponen-komponen dapat diatur oleh masing-masing PTN dengan total 100%. Sehingga, setiap siswa harus memiliki nilai unggul di dua mata pelajaran pendukung.
Mengutip laman Kemendikbud RI, berikut sejumlah perubahan aturan program studi di SNBP/SNMPTN 2023, yaitu:
- Mulai tahun 2023, peserta SNBP/SNMPTN diizinkan untuk memilih program studi sesuai keinginan masing-masing (Merdeka Bertanggungjawab).
- Seluruh siswa diperkenankan lintas jurusan.
- Komponen penilaian SNBP/SNMPTN terdiri dari rata-rata nilai rapor keseluruhan mata pelajaran, maksimal 2 nilai mata pelajaran pendukung, serta portofolio untuk prodi seni dan olahraga.
- Mata pelajaran pendukung merupakan salah satu aspek penggali minat bakat. Nilai ini dibutuhkan untuk mengukur kemampuan siswa sebelum masuk ke program studi pilihannya.
- Setiap PTN berhak menambahkan kriteria penilaian lain sebagaimana yang tercantum pada komponen penggali minat bakat.
Pendaftaran SNBP dapat dilakukan mulai tanggal 14-28 Februari 2023 dan pengumuman hasil SNBP akan diumumkan pada tanggal 28 Maret 2023 mendatang. Ilmu Hukum merupakan jurusan favorit dengan peminat yang banyak, untuk itu para lulusannya pun sangat berpotensi memiliki karier luas setelah lulus.
















