Diluncurkan! Ask Hukumonline, Pionir Kecerdasan Buatan Generatif di Bidang Hukum
Utama

Diluncurkan! Ask Hukumonline, Pionir Kecerdasan Buatan Generatif di Bidang Hukum

Hukumonline melihat potensi perkembangan AI, khususnya Generative AI sebagai bagian penting dari kemajuan teknologi di bidang hukum. Dengan itu, Hukumonline menghadirkan Ask Hukumonline yang merupakan pionir kecerdasan buatan generatif di Indonesia dalam bidang hukum.

CR 33
Bacaan 3 Menit
Chief Executive Officer Hukumonline, Arkka Dhiratara, dalam acara peluncuran Ask Hukumonline, Kamis (19/9). Foto: RES
Chief Executive Officer Hukumonline, Arkka Dhiratara, dalam acara peluncuran Ask Hukumonline, Kamis (19/9). Foto: RES

Arus teknologi yang semakin lama terus berkembang menjadikan perubahan bukan lagi sekadar pilihan, melainkan menjadi keharusan bagi semua orang untuk tetap relevan dan berdaya saing. Artificial Intelligence atau yang lebih dikenal dengan istilah AI menjadi elemen kunci dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas di berbagai industri termasuk pada bidang hukum.

Hukumonline melihat potensi perkembangan AI, khususnya Generative AI sebagai bagian penting dari kemajuan teknologi di bidang hukum. Dengan itu, Hukumonline menghadirkan Ask Hukumonline yang merupakan pionir kecerdasan buatan generatif di Indonesia dalam bidang hukum.

Chief Executive Officer Hukumonline, Arkka Dhiratara, mengatakan keberadaan AI di bidang hukum memungkinkan analisis dokumen dalam skala besar secara cepat dan efisien, sehingga menjadi sebuah kemampuan yang dapat secara signifikan mempercepat dan meningkatkan akurasi dalam riset hukum.

Baca Juga:

“Melalui Ask Hukumonline, kami menghadirkan jawaban atas tantangan dalam riset hukum di Indonesia. Sebab selama ini, riset hukum seringkali dihadapkan pada tantangan besar, seperti banyaknya informasi dan keterbatasan waktu. Dalam situasi seperti ini, teknologi AI membantu memberikan hasil dengan kecepatan dan ketepatan yang tidak mungkin dicapai secara konvensional,” kata Arkka pada pada acara Artificial Intelligence: Revolutionizing the Future of Business Law & Ask Hukumonline AI Launching, di Hotel Pullman, Jakarta (19/9).

Hukumonline.com

Suasana peluncuran ASK Hukumonline. Foto:RES

Arkka menjelaskan bahwa dengan kemampuan Ask Hukumonline, para pelanggan baik itu lawyer, akademisi, maupun profesional dari perusahaan kini dapat mengajukan pertanyaan-pertanyaan terkait regulasi yang kompleks untuk mendapatkan jawaban yang didukung oleh basis data Hukumonline.

“Jadi, jawaban yang muncul pun mudah dipahami. Platform ini akan mempermudah pencarian informasi, mempercepat riset hukum, dan memberikan hasil yang lebih akurat, bahkan dalam hitungan detik,” tambahnya.

Ask Hukumonline sebagai platform generative AI, menurut Arkka, sebenarnya telah melalui perjalanan serta pengembangan yang cukup panjang. Berawal di tahun 2017 ketika Hukumonline mengembangkan Advance Search sebagai fitur pencarian cepat. Kemudian pada tahun 2018, Hukumonline meluncurkan Legal Intelligence Assistant yang mana pada saat itu merupakan chatbot pertama bidang hukum di Indonesia. 

Hukumonline.com

Peluncuran ASK Hukumonline ramai didatangi pengunjung. Foto: RES

Seiring berjalannya waktu,  pada tahun 2020, Hukumonline mengembangkan AI untuk Regulatory Compliance System sebagai sistem pemantauan kepatuhan hukum bagi perusahaan. Hingga kemudian pada tahun 2023, Hukumonline melahirkan cikal bakal dari Ask Hukumonline sebagai iterasi awal dalam pemanfaatan Generative AI pada knowledge base Hukumonline.

“Ask Hukumonline kemudian menjalani tahapan pengujian dan validasi, yang dilanjutkan dengan ujian melalui try out ujian profesi advokat dan soal-soal Hukum Pasar Modal. Hasilnya, Ask Hukumonline lulus dalam ujian-ujian tersebut. Ask Hukumonline juga telah menjalani pengujian oleh beberapa expert, dan akhirnya disempurnakan hingga akhirnya dirilis secara resmi pada hari ini,” ujar Arkka.

Sementara itu, Chairman of the Supervisory Board of KORIKA, Bambang P.S. Brodjonegoro, yang turut hadir dalam acara Peluncuran Ask Hukumonline memberikan tanggapannya atas produk baru Hukumonline tersebut.

Menurutnya, Dengan adanya Ask Hukumonline ini menjadi salah satu cara untuk memulai memberi keyakinan kepada berbagai pihak bahwa hukum di indonesia sudah mulai bisa lebih dianalisa, databasenya mulai bisa diakses. Serta bisa memastikan kepastian hukumnya. 

Hukumonline.com

Chairman of the Supervisory Board of KORIKA, Bambang P.S. Brodjonegoro. Foto: RES

“Ask Hukumonline sebagai platform yang memanfaatkan teknologi AI, membawa terobosan baru dalam cara kita melakukan riset hukum. Platform ini didesain untuk mempermudah akses ke informasi hukum yang tepat dan relevan dengan kebutuhan pengguna, baik itu para praktisi hukum, akademisi, maupun perusahaan. Teknologi ini mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan hukum secara langsung, mencari dokumen yang relevan, dan bahkan memberikan rekomendasi berdasarkan data yang ada,” ucap Bambang.

Dia memaparkan dengan adanya platform seperti Ask Hukumonline ini dapat menjadi solusi untuk orang-orang yang membutuhkan informasi hukum. Menurutnya, apa yang menjadi concern banyak orang terhadap birokrasi hukum di indonesia akan terjawab dengan hadirnya Hukumonline yang menciptakan platform untuk orang mempercayai kepastian hukum di indonesia.

Kemudian dia menjelaskan untuk profesi seperti lawyer, jaksa, hakim, dan berbagai praktisi hukum lainnya memang tidak bisa digantikan, tapi dirinya yakin bahwa kedepannya mereka atau bahkan semua orang akan membutuhkan platform tersebut. Bukan hanya untuk memperkaya khasanah hukum mereka saja, melainkan juga untuk membantu mereka mengambil keputusan terkait hukum yang terbaik.

“Hal ini juga dapat membantu orang untuk percaya bahwa hukum itu sudah jelas, hukum itu sudah pasti, dan orang-orang tidak akan berani untuk melanggar atau mempermainkan hukum. Sehingga ujungnya semua orang akan clear posisinya, karena mereka sudah tahu bagaimana kekuatan hukum,” kata dia.

Tags:
Hukumonline Newsroom

Kami Hadir di Instagram

Dapatkan kabar berita pilihan melalui feeds Instagram Hukumonline Newsroom

BERITA TERKAIT

2026 Hak Cipta Milik Hukumonline.com
Cookies Info